Elon Musk Berubah Pikiran, Karyawan Tesla Batal di-PHK
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Musk hendak memangkas sekitar 10 persen karyawan karena adanya firasat buruk terhadap prospek ekonomi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers secara virtual terkait kunjungan ke Swiss untuk membahas kerja sama bilateral dan multilateral, Jumat (16/10)/ Youtube Kementerian Luar Negeri
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyerukan bahwa penemuan vaksin Covid-19 harus diikuti dengan jaminan distribusi yang adil bagi seluruh negara.
Hal itu disampaikan di depan Sidang Majelis Umum PBB untuk menanggapi Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual dari New York pada Jumat (4/12/2020).
“Ditemukannya vaksin bukanlah akhir dari tantangan. Tugas kita berikutnya adalah memastikan vaksin dapat diakses dan didistribusikan dengan adil bagi semua," tegas Menlu Retno seperti dikutip dari keterangan pers, Sabtu 95/12/2020).
BACA JUGA : Cerita Menlu tentang Pertemuannya dengan WHO, Paparkan
Hal ini lantaran banyak negara, utamanya negara berkembang memiliki keterbatasan kapasitas dalam produksi dan distribusi vaksin. “Oleh karenanya, PBB harus mampu membantu negara-negara anggotanya meningkatkan kapasitas distribusi vaksin, baik terkait infrastruktur maupun kapasitas sumber daya manusia," demikian lanjut Menlu Retno.
Beberapa poin yang disampaikan Menlu Retno dalam Sidang Majelis Umum PBB kali ini di antaranya adalah mendesak negara-negara terhadap upaya multilateral untuk pengembangan dan distribusi vaksin, seperti COVAX AMC dan ACT Accelerator.
Kedua, memperkuat kapasitas industri kesehatan di setiap negara, di antaranya melalui penciptaan ekosistem untuk riset dan pengembangan, transfer teknologi, dan kerja sama industri.
Ketiga, terus memperkuat tata kesehatan global. WHO tidak sempurna, tapi tetap merupakan pilihan terbaik yang dunia punya untuk mengkoordinasikan upaya melawan pandemi. Seluruh negara harus membantu penguatan kapasitas WHO.
BACA JUGA : Kasus Covid-19 Dunia Lampaui 30 Juta, Menlu Retno
“Mekanisme multilateral yang telah dibentuk di masa pandemi juga harus dilanjutkan setelah pandemi berakhir. Pool akses terhadap teknologi, Tools accelerator, dan COVAX facility harus menjadi mekanisme yang terus digunakan di masa datang,” papar Retno.
Senada dengan Retno, Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir mengatakan PBB harus tampil ke depan, mengambil langkah nyata, dan meningkatkan kepercayaan dunia.
Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres menyoroti dampak pandemi yang paling dirasakan oleh kelompok masyarakat yang paling rentan, seperti penduduk miskin, kaum lanjut usia, perempuan dan anak-anak sebagai kelompok yang paling terdampak.
“Kesempatan pemulihan pascapandemi harus dimanfaatkan untuk merubah dunia menjadi dunia yang lebih berkeadilan,” ungkapnya.
Sesi Khusus Sidang Majelis Umum PBB ini diselenggarakan untuk terus memperkuat langkah kolektif masyarakat dunia bagi penanganan pandemi. Beberapa isu khusus yang dibahas adalah terkait penyediaan vaksin, pemulihan dunia paska pandemi, serta memastikan ketahanan kesehatan global di masa mendatang.
Indonesia telah memainkan peranan kepemimpinan internasional sejak awal fase penanganan pandemi, antara lain dengan menjadi salah satu inisiator Resolusi pertama PBB mengenai penananganan COVID19, Resolusi 74/270 “Solidaritas Global untuk Memerangi COVID-19" yang disahkan secara aklamasi tanggal 2 April 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Musk hendak memangkas sekitar 10 persen karyawan karena adanya firasat buruk terhadap prospek ekonomi.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.