Jadwal SIM Keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026: Di Kompleks MPP
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
Tangkapan layar di Facebook tentang Sunda Empire yang viral. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Nama Sunda Empire yang sempat dicibir beberapa waktu lalu, saat ini justru dielu-elukan netizen lewat twitter. Nama Sunda Empire menjadi trending topic di twitter, warganet ramai-ramai ingin bergabung di kelompok ini.
Hingga Selasa (6/10/2020) sore nama Sunda Empire disebut sebanyak 20.500 kali dan menjadi trending sejak pagi. Begitu juga nama Keraton Agung Sejagat juga banyak disebut meski tidak sebanyak Sunda Empire. Sebagian besar warganet menumpahkan kekecewaannya dan lebih memilih Sunda Empire ketimbang DPR dan Pemerintah yang tidak mendengarkan aspirasi masyarakat dengan tetap mengesahkan RUU Cipta Kerja.
BACA JUGA : Sultan Jogja Tertawa Dengar Ada Keraton Agung Sejagat
“Mending gabung Sunda Empire atau keraton agung sejagat,” cuit akun @fahrulag_ Selasa (6/10/2020) sore.
Mending gabung Sunda Empire atau keraton agung sejagat.
— Boy. (@fahrulag_) October 6, 2020
“Lebih percaya sunda empire dan kerajaan agung sejagat daripada dpr,” kata akun @piyeyobu
“#JayalahBuruhDenganOmnibus. Yg jaya itu hanya boleh 1, yaitu PREDIKSI ??? JAYA! JAYA! JAYAAA! Maap ya mba Puan, tak report sek akun Iki, nakal si, ngeyelan. Cus ah gabung Sunda empire aja. @irfan_muhammadf
“Untung gw tinggal di daerah Keraton Agung Sejagat bukan di Indonesia. #TolakOmnibusLaw #DPRIMPOSTOR #DPRIRIKhianatiRakyat,” kata akun @sonsbima_
BACA JUGA : Petinggi Sunda Empire Dijemput Paksa Polisi
“Tau gini mah gua dukung dah keraton agung sejagat ama sunda empire :(,” tulis akun @akiradita.
Tak sedikit warganet yang membagikan formulir pendaftaran Sunda Empire.
“Ini yang mau gabung Sunda Empire silahkan isi formulirnya sebelum kuotanya full,” ujar akun @chintia_83.
Ini yang mau gabung Sunda Empire silahkan isi formulirnya sebelum kuotanya full pic.twitter.com/P2UJYz5UgZ
— Chintia (@chintia_83) October 6, 2020
Banyak pula netizen yang menganggap kondisi negara semakin kacau setelah petinggi Sunda Empire ditangkap.
“setelah kamu pergi bumi ini semakin kacau dan tidak terkontrol,kembalikan sunda empire agar bumi kembali normal seperti biasa:), “ kata akun @Dzannnnnnn sembari mengunggah foto Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire.
setelah kamu pergi bumi ini semakin kacau dan tidak terkontrol,kembalikan sunda empire agar bumi kembali normal seperti biasa:) pic.twitter.com/qEtgAPv2xx
— pacar idaman (@Dzannnnnnn) October 5, 2020
Sebagaimana kita ketahui pada awal 2020 silam muncul keberadaan Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo yang menggemparkan publik belakangan ini. Keraton itu dipimpin oleh Toto Santoso Hadiningrat yang dipanggil Sinuhun dengan Permaisurinya dipanggil Ratu Dyah Gitarja.
BACA JUGA : Pengikut Raja Keraton Agung Sejagat Diberi Waktu 3 Hari
Tak lama berselang muncul Sunda Empire-Earth Empire. Mereka mengklaim beranggotakan 54 negara, dan menyebut sistem pemerintahan di dunia akan dikontrol dari Bandung. Hal itu terungkap dalam sebuah tayangan video yang diunggah pemilik akun Alliance Press International di Youtube. Dalam unggahannya pada 6 Juli 2019, tampak video memperlihatkan seorang pria berseragam dengan topo flat cap tengah diwawancarai.
Kedua kasus ini pun ditangani apparat kepolisian, semua petingginya ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.