Seleksi PPDS 2026 Dibuka 3 September, Ini Daftar 25 Prodinya
Pemerintah membuka 25 prodi PPDS berbasis rumah sakit. Seleksi dimulai 3 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan 65.000 dokter spesialis.
Ilustrasi. /REUTERS-Ivan Alvarado
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus baru Covid-19 terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng Faqih menyebut perlu ada dua hal yang harus disiapkan dalam mengatasi lonjakan infeksi virus tersebut.
Hal pertama, katanya, menambah kapasitas layanan kesehatan. "Karena kalau tidak ditambah, kami khawatir ada saudara kita yang sakit tidak dapat ruangan. Kemudian kalau tidak ditambah kapasitas, pasien overload, petugas kesehatan akan kelelahan sehingga memudahkan penularan," kata Daeng dalam webinar BNPB Indonesia, Selasa (22/9/2020).
Ia menyampaikan, penambahan kapasitas itu tidak hanya untuk melindungi seluruh tenaga medis, tetapi juga petugas kesehatan yang tidak bersentuhan langsung dengan pasien.
Baca juga: Pandemi Bisa Berdampak pada Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020
Kemudian hal kedua, Daeng menyampaikan bahwa IDI telah sepakat dengan seluruh petugas kesehatan untuk lakukan kampanye disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.
"Kalau tidak disiplin terhadap protokol kesehatan, penularan di masyarakat tetap tinggi. Sekuat apa pun kita meningkatkan kapasitas, suatu saat nanti terlampaui juga kapasitas itu," ujarnya.
"Sehingga mungkin nanti tenaga kesehatan selain di pelayanan kami akan berembuk lakukan kampanye dengan masyarakat. Sehingga penularan di masyarakat bisa di tekan. Agar disiplin protokol kesehatan, minimal disiplin pakai masker," tambah Daeng.
Baca juga: Punya 1,3 Miliar Penduduk, India Distribusikan Vaksin Covid-19 Mulai 2021
Sebelumnya, diakui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro bahwa penambahan kasus positif bertambah secara signifikan. Infeksi baru kembali tembus lebih dari 4 ribu saat dilaporkan Senin (21/9). Sehingga secara akumulatif, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 248.852 kasus.
"Penambahan yang signifikan yaitu sebanyak 4.176 kasus," ujar Reisa dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Senin (21/9/2020).
Kemudian, kata Reisa, jumlah kasus aktif atau pasien yang masih menjalani isolasi mencapai 58.378 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 582 kasus aktif dibanding Minggu, 20 September 2020.
Tak hanya itu, Reisa mengatakan angka kasus aktif dan konfirmasi merupakan salah satu hasil dari meningkatnya upaya pelacakan atau tracing dan pemeriksaan seiring dengan upaya pemerintah yang terus meningkatkan kemampuan 3T yakni testing, tracing dan treatment.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah membuka 25 prodi PPDS berbasis rumah sakit. Seleksi dimulai 3 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan 65.000 dokter spesialis.
BGN memberikan suspend 30 hari kepada SPPG Sidoarjo Tanggulangin setelah 512 santri keracunan. Investigasi penyebab masih dilakukan.
Bioskop NSC di Wates ditargetkan beroperasi Oktober 2026. Investasi tahun pertama diperkirakan mencapai Rp17,4 miliar.
Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik menjadi 40 persen seiring kenaikan harga avtur menjadi Rp23.315 per liter.
Gedung PLHUT Sleman mulai dibangun dengan konsep one-stop service untuk mengintegrasikan layanan administrasi hingga manasik haji dan umrah.
UNEP memproyeksikan suhu global melampaui 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan, meningkatkan risiko bencana dan ancaman kesehatan.