Wisatawan ke DIY Tembus 4,28 Juta Perjalanan pada Juli 2026
BPS mencatat perjalanan wisnus tujuan DIY mencapai 4,28 juta pada Juli 2026, naik 21,68 persen dibandingkan Juli 2025.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Arif Satria saat memainkan gitar di acara malam puncak kreatif Bogor, Rabu (9/9/2020) lalu dengan Ratna Listy. /Suara.com-Andi Ahmad Sulaendi
Harianjogja.com, BOGOR - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Arif Satria dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Sebelum dinyatakan positif terinfeksi, ia sempat manggung bareng bersama Ratna Listy, Rabu (9/9/2020) lalu.
Saat itu, Ratna Listy artis atau penyayi yang sering menyanyikan lagu keroncong itu tampil bersama rektor IPB di acara malam puncak kreatif Bogor Sport and Tourism di gedung Auditorium Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Acara yang bertemakan \'Bogor Bangkit Indonesia Maju\' itu, Ratna Listy tampil bernyani bersama Prof. Dr. Arif Satria menyanyikan lagu \'Misteri Cinta\'.
Baca juga: Survei AppsFlyer: Warga Indonesia Habiskan Waktu Belanja Online saat PSBB
Pada duet itu, Ratna Listy menyanyi diiringi langsung oleh alunan gitar yang dimainkan oleh Prof. Dr. Arif Satria.
Tidak hanya Ratna Listy dan Prof. Dr. Arif Satria saja yang hadir di pentas tersebut, juga ada artis dan presenter yakni Shanaz Haque dan Gustav Aulia Conten Creator, Putra Ausa yang merupakan film maker.
Ketika dikonfirmasi, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan akan meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Bogor dan yang sempat kontak dengan rektor IPB University agar melakukan isolasi mandiri.
Baca juga: Dikejar Petugas Razia Masker di Tugu Jogja, Pengendara RX King Beralasan Mau Beli Susu
Tidak hanya itu, Ade juga meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor agar melakukan tracking kepada ASN dan peserta yang hadir di acara malam puncak kreatif tersebut.
"Saya meminta agar Dinkes (Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor) melakukan tracking," singkatnya, ketika di konfirmasi, Sabtu (19/9/2020) malam.
Sementara Humas IPB University, Yatri Indah Kusumastuti mengatakan, bahwa saat ini IPB sedang melakukan tracking.
"Kami sedang melakukan tracking siapa saja yang bertemu dengan rektor dalam 14 hari terakhir. Untuk yang melakukan kontak dekat akan dilakukan swab atau rapid," ujarnya.
Adapun Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, telah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan tracking siapa saja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah kontak erat dengan Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria.
Menurut Bima, pihaknya juga saat ini sedang melakukan pengecekan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik rektor IPB, apakah masuk ke wilayah Kota Bogor atau Kabupaten Bogor.
"Pak Rektor ini tinggal di Sentul (Kabupaten Bogor), tapi kita akan melihat apakah KTP-nya Sentul atau Kota Bogor, kita sedang koordinasikan," ujar Bima, di Bogor Jawa Barat, Sabtu (19/9/2020).
Ia mengatakan, bahwa rektor IPB sebelum dinyatakan positif Covid-19 melakukan daring (diskusi online) dan sempat tertawa.
"Pak rektor menjalani aktivitas melalui daring tadi, pagi juga koordinasi dengan IPB melalui daring dan kondisi beliau (Prof. Dr. Arif Satria) masih sehat. Bahkan masih tertawa," ucapnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini optimis, bahwa rektor IPB akan baik-baik saja karena sering melakukan olah raga.
"Saya optimis karena rajin olahraga juga dua atau tiga Minggu yang lalu. Saya sempat lari pagi dengan pak rektor (Prof.Dr. Arif Satria), rajin badminton sepertinya pak rektor akan baik-baik saja Insya Allah kita doakan bersama," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BPS mencatat perjalanan wisnus tujuan DIY mencapai 4,28 juta pada Juli 2026, naik 21,68 persen dibandingkan Juli 2025.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.