KFC Jepang Hentikan Pemesanan Usai Serangan Siber Mitra
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.
Pelanggan menunggu pelayanan di gerai Smartfren, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (5/1/2019)./Bisnis-Endang Muchtar
Harianjogja.com, JAKARTA – Beredar kabar yang menyebut bahwa Smarfren menawarkan hadiah mobil kepada pihak sekolah jika menggunakan jasa Smartfren dalam program kuota internet gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud). Namun, PT Smartfren Telecom Tbk. membantah kabar tersebut.
Deputy CEO PT Smartfren Telecom Tbk. Djoko Tata Ibrahim mengklarifikasi mengenai kabar yang menyebut bahwa Smartfren membagi-bagi mobil operasional kepada pihak sekolah ataupun perguruan tinggi. Dia menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Dia menceritakan sebelum program subsidi kuota gratis diberlakukan oleh Kemendikbud, salah satu distributor Smartfren di Tegal memiliki rencana program penyewaan mobil operasional di sekolah dan kampus.
Baca juga: Pandemi Covid-19 Dorong Masyarakat Merencanakan Keuangan
Hanya saja, sambungnya, program tersebut tidak berjalan karena tidak ada minat dari pihak sekolah atau perguruan tinggi.
“Itu promosi lokal, distributor punya inisiatif. Itu bukan kasih mobil tapi sewa mobil 1 bulan. Bukan dikasih mobil, itu ‘dipelintir’ diambil dua halaman saja, seakan-akan dikasih mobil,” kata Djoko kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.
Dia menuding ada pihak yang mencoba menjelekkan nama baik Smartfren dengan cara menyebarkan brosur rencana program promosi tim sales Smartfren yang tidak berjalan tersebut.
Baca juga: Sedang Diuji Coba, Pengguna Facebook Bisa Melihat Stories Instagram
Dia menegaskan bahwa Smartfren merasa dirugikan atas tersebarnya hoaks tersebut. Smartfren masih mencari pihak yang menyebarkan informasi bohong itu.
Djoko mengatakan bahwa Smartfren ingin membantu pemerintah dalam program subsidi kuota internet bagi pelajar dan tenaga pengajar, meski harga data yang ditawarkan pemerintah sangat murah yaitu Rp1.000/GB.
“Itu promosi bulan Juli namun akhirnya tidak jalan karena tidak ada yang minat. Itu baru anak buah level supervisor [yang merencanakan], saya malah tidak tahu itu, baru dengar juga itu dan katanya lagi heboh, seakan Smartfren agresif banget. Ini aja [subsidi kuota data] kami sudah kewalahan karena harganya murah banget,” kata Djoko.
Sekadar catatan, Ombudsman RI mengungkapkan bahwa terdapat dua operator yang hendak memanfaatkan program subsidi kuota gratis dari Kemendikbud dengan mengiming-imingi hadiah kepada satuan pendidikan jika para peserta didik menggunakan layanan jasanya.
Berdasarkan pemberitaan yang berkembang di dunia maya, kedua operator itu disinyalir adalah Smartfren dan XL Axiata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.