PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Tersangka kasus candaan bantuan sosial yang berisikan sampah dan batu kepada transpuan, Ferdian Paleka dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). [ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan]
Harianjogja.com, JAKARTA - Youtuber bernama Ferdian Paleka meringkuk di rumah tahanan lantaran melakukan prank membagikan paket sembako isi sampah. Paket itu ia bagikan kepada para kaum transgender perempuan (transpuan) atau biasa dikenal waria.
Pasca ditangkap polisi, di media sosial beredar video perundungan terhadap Youtuber itu yang diduga dilakukan oleh sesama tahanan. Ferdian Paleka tampak di-bully dengan disuruh berendam air sampah hanya dengan mengenakan celana dalam.
Penangkapan Ferdian Paleka menjadi kabar gembira bagi para waria. Salah satunya Tari. Ia tak terima melihat perlakuan Ferdian Paleka memberikan sembako isi sampah kepada kaum waria.
"Ya, sangat senang udah liat di masuk penjara," ujar Tari saat dihubungi Suara.com, Minggu (10/5/2020).
Kendati demikian, ia meminta agar Ferdian Paleka dilindungi saat berada dalam tahanan. Menurutnya Ferdian memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari rundungan orang-orang di dalam lapas.
"Agar tidak terjadi hal, negatif yang dapat mempengaruhi mental dan psikisnya," katanya.
Tari menyatakan kejadian ini juga bisa menjadi contoh bagi para youtuber lainnya. Ia meminta tak ada lagi konten berkesan merendahkan kaum waria atau yang menampilkan tindakan tak pantas kepada masyarakat.
"Semoga tidak terjadi lagi, buat para youtubers, hati-hati kalau bermain di sosmed (sosial media)," katanya.
Ferdian Paleka menjadi populer setela ia membuat video prank untuk channel YouTube-nya. Di situ, ia memberikan bingkisan kepada sejumlah transpuan. Namun setelah dibuka, bingkisan tersebut berisi sampah.
Ferdian Paleka kemudian ditangkap bersama ayahnya di Pelabuhan Merak, Jumat (8/5/2020) dini hari. Keduanya hendak menyebrang untuk melarikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan sejumlah armada SAR.