Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. /Antara-Rony Muharrman
Harianjogja.com, JAKARTA - Empat orang terduga teroris di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil ditangkap anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Mereka diduga merupakan kelompok teroris Jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD).
"Memang benar kemarin dari Densus 88 menangkap diduga teroris ada 4 orang, inisial JJ, Al, FJ, dan AH di Kendari," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Dalam penangkapan itu, Densus mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya senjata api laras panjang dan senjata api laras pendek, saat melakukan operasi penggeledahan.
"Dari penangkapan itu kami mendapatkan senjata api laras panjang rakitan, senjata api laras pendek jenis pistol, ada beberapa peluru, ada sangkur," ucap Argo.
Dia menambahkan, saat ini keempat terduga teroris Jaringan JAD Sulawesi Tenggara ini masih diperiksa insentif oleh tim Densus 88 di Polres setempat.
"Jaringan ini adalah JAD yang ada di Sultra. Saat ini terduga di bawa ke polres di interogasi untuk dimintai keterangan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.