Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. /Ist-Youtube BNPB Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pemerintah memperbarui jumlah pasien positif virus corona COVID-19 di Indonesia. Data terbaru per Selasa (24/3/2020), tercatat 686 orang positif terinfeksi virus tersebut.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan ada tambahan sebanyak 107 kasus baru menjadi total 686 orang dibandingkan dengan hari kemarin (579 positif).
"Ada penambahan kasus baru konfirmasi positif sebanyak 107 kasus, sehingga total saat ini 686 kasus positif, ini adalah angka akumulasi sejak dari awal kami melakukan pemeriksaan," kata Yurianto kata dalam konferensi pers via YouTube BNPB, Selasa (24/3/2020).
Sementara itu, angka kematian juga bertambah orang dari angka 49 orang menjadi orang meninggal per hari ini.
"Kemudian ada tambahan meninggal sebanyak 7 orang, sehingga total kasus meninggal adalah 55 orang," ucapnya.
Lebih lanjut, hari ini tidak ada orang dinyatakan atau negatif dari virus corona COVID-19, sehingga total masih 30 orang di Indonesia yang sembuh dari virus ini dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi