Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Ilustrasi/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia melonjak drastis dalam satu hari, Rabu (18/3/2020) ini. Kini, tingkat kematian karena virus Corona di Indonesia sudah berada di peringkat kedua dunia, di bawah Filipina, dan dua kali lipat daripada tingkat kematian global.
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Indonesia bertambah 55 pasien, dari semula 172 pada Selasa (17/3/2020) kemarin menjadi 227 hari ini. Sementara, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 14, dari lima pada Selasa kemarin menjadi 19.
Yuri mengatakan pasien yang meninggal dunia berasal dari Bali satu orang, Banten (1 orang), DKI Jakarta (12 orang), Jawa Barat (1 orang), Jawa Tengah (1 orang), Jawa Timur (1 orang), dan Sumatra Utara (1 orang).
“Kenapa jumlahnya bertambah cukup signfikan? Karena sejumlah rumah sakit belum memberikan data sejak 12 Maret lalu. Mereka baru memberikan sekarang,” ucap Yuri.
Berdasarkan catatan worldometers.info, Rabu sore, tingkat kematian akibat Corona di Indonesia kini 8,3% hanya beda tipis dari Filipina yang mencatat angka kematian 8,4% (17 dari 202 pasien positif Corona meninggal dunia). Tingkat kematian di Indonesia dan Filipina melampaui China (7,9%) dan Italia (6,1%), dua negara dengan jumlah kematian terbanyak akibat Corona secara global. Sebanyak 3.237 dari 80.894 pasien positif Covid-19 di China meninggal dunia. China mencatat jumlah kematian terbesar, disusul Italia yang hingga hari ini mencatat 2.503 dari 31.506 pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Indonesia dan Filipina juga menjadi negara dengan tingkat kematian dua kali lipat dibandingkat rata-rata tingkat kematian secara global yang hanya 4%. Di seluruh dunia, 200.106 orang positif terinfeksi Corona dan 8.010 di antara mereka meninggal dunia. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sudah menyatakan Corona sebagai pandemi. Sementara, negara-negara dengan tingkat kematian tinggi sudah memberlakukan karantina wilayah (lockdown) kecuali Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se