Pemkab Gunungkidul Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka untuk HUT RI
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Ilustrasi LHKPN/JIBI-kpk.go.id
Harianjogja.com, JAKARTA - Masih ada empat Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum melapor harta kekayaannya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar empat stafsus Jokowi segera menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2020.
Empat stafsus yang belum lapor harta kekayaannya itu bukan stafsus \'milenial\' atau kalangan muda yang diangkat Presiden Jokowi. Empat Stafsus Jokowi tersebut merupakan yang belum melapor harta kekayaan periodiknya. "Masih terdapat empat dari enam orang stafsus Presiden lainnya yang merupakan wajib lapor periodik belum menyampaikan laporannya," kata Plt Jubir KPK bidang pencegahan, Ipi Maryati melalui pesan singkatnya, Jumat (21/2/2020).
Sayangnya, Ipi tidak merinci siapa saja stafsus Presiden Jokowi yang belum melaporkan harta kekayaannya. Ia hanya mengimbau masih ada batas waktu pelaporan LHKPN bagi empat Stafsus Presiden Jokowi tersebut hingga 31 Maret 2020. "Batas waktu yang diberikan adalah 31 Maret 2020," ujarnya.
Sementara tujuh Stafsus \'milenial\' Jokowi dinyatakan telah melaporkan harta kekayaannya. Ketujuh stafsus \'milenial\' merupakan penyelenggara negara yang baru melapor harta kekayaannya. "Terkait kepatuhan lapor untuk tujuh orang staf khusus Presiden yang termasuk dalam wajib lapor khusus sudah terpenuhi 100% sesuai batas waktu pelaporan 20 Februari 2020 atau 3 bulan sejak yang bersangkutan diangkat dalam jabatan tersebut," bebernya.
Sekadar informasi, Presiden Jokowi mempunyai 13 stafsus pada periode kedua kepemimpinannya. Sebanyak tujuh stafsus baru yang diangkat Jokowi berasal dari kalangan muda atau milenial. Berikut 13 stafsus Jokowi di periode kedua kepemimpinannya :
1. Putri Indahsari Tanjung – (CEO dan Founder Creativepreneur);
2. Adamas Belva Syah Devara – (endiri Ruang Guru);
3. Ayu Kartika Dewi (Perumus Gerakan Sabang Merauke);
4. Angkie Yudistia – (Pendiri Thisable Enterprise, kader PKPI, difabel tuna rungu);
5. Gracia Billy Yosaphat Membrasar – (CEO Kitong Bisa, peraih beasiswa kuliah di Oxford);
6. Aminuddin Ma’ruf – (Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII);
7. Andi Taufan Garuda Putra (Pendiri Lembaga Keuangan Amartha);
8. Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana (Akademisi);
9. Sukardi Rinakit (Pengamat Politik);
10. Arif Budimanta (Politisi PDI-P, ekonom Megawati Institute);
11. Diaz Hendropriyono (Ketua Umum PKPI);
12. Dini Shanti Purono (Kader PSI, ahli hukum lulusan Harvard);
13. Fadjroel Rachman (mantan aktivis, Komisaris Utama PT Adhi Karya).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.