Siswi Korban Bullying di Purworejo adalah Anak Berkebutuhan Khusus

Newswire
Newswire Sabtu, 15 Februari 2020 00:57 WIB
Siswi Korban Bullying di Purworejo adalah Anak Berkebutuhan Khusus

ILustrasi kekerasan anak/JIBI

Harianjogja.com, PURWOREJO - Siswi korban perundungan atau bullying di Purworejo, Jawa Tengah, merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan dari keluarga kurang berada.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan terus berupaya membujuk siswi tersebut pindah ke Sekolah Luar Biasa. Dia berjanji pemerintah akan menanggung seluruh biaya pendidikan bocah tersebut.

"Rayuan kita kepada si anak ini, sampai tadi malam Insya Allah berhasil. Saya ingin, karena dia berkebutuhan khusus maka sekolahnya di tempat yang bisa memfasilitasi itu," kata Ganjar, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, ada satu sekolah luar biasa di Purworejo yang dapat menampung siswi korban bullying itu. Meskipun berstatus sekolah menengah pertama (SMP) luar biasa maka menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi.

Untuk biaya, Ganjar menegaskan akan menanggung secara keseluruhan. Mengingat, orangtua siswi tersebut hanya bekerja sebagai buruh. "Karena ini bapaknya buruh, kami menjamin agar pendidikannya bisa berjalan dan masa depannya bisa baik. Biaya dari kami semuanya, kami yang menjamin," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi di Purworejo harus merasakan tendangan dan pukulan dari tiga pelajar pria. Dia menjadi korban bullying di dalam kelas.

Video bullying terhadap siswi yang diketahui berkebutuhan khusus itu viral di dunia maya. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung gerak cepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online