Bukan Emas 74 Kg, Ini Barang Febrie Adriansyah yang Diminta Kembali
Febrie Adriansyah meminta barang pribadi yang disita dikembalikan. Pengacaranya membantah permintaan pengembalian uang dan emas 74 kilogram.
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1/2020). - Yomiuri Shimbun via Reuters
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG - Orang tua dari Labib Abrar Maradatua, mahasiswa yang berkuliah di Lanzhou Jiaotong University China, meminta pemerintah memberi bantuan agar proses pemulangan anaknya dipercepat.
"Saya harap pemerintah dapat bergerak cepat dalam memulangkan seluruh mahasiswa asal Indonesia di sana termasuk anak saya Labib," kata Bapak dari Mahasiswa asal Bandarlampung yang berkuliah di negara tersebut, Lisman Maradatua, di Bandarlampung, Selasa (28/1/2020).
Ia mengatakan, bahwa saat ini anaknya yang berusia 17 tahun bersama 17 orang lainnya sedang menuntut ilmu di Lanzhou Jiaotong University China tersebut sedang dalam perjalanan pulang ke tanah air.
Dia menyebutkan, sekitar pukul 10.00 WIB, anaknya itu memberikan kabar bahwa mereka telah berangkat meninggalkan kampusnya di China menuju Bandara di Thailand.
Kepulangan Labib dan 17 temanya tersebut, kata dia, merupakan inisiatif dari mereka semua sebab merebaknya virus Corona di China namun hingga saat ini belum ada upaya dari pemerintah untuk memulangkan mereka.
"Saya dan istri sangat cemas, sebab yang ditakutkan proses kepulangan mereka ini memakan waktu yang lama, maka kami minta pemerintah pusat dan Pemda agar bergerak cepat ikut membantu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang, Marjunet mengatakan bahwa sejauh ini Pemerintah Pusat masih terus berkoordinasi dengan China agar sesegera mungkin dapat memulangkan warganya yang ada di sana.
"Pusat saat ini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah China karena ingin orang Indonesia di sana baik itu pelajar maupun tenaga kerja Indonesia (TKI) dipulangkan, namun hal itu harus memerlukan waktu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Febrie Adriansyah meminta barang pribadi yang disita dikembalikan. Pengacaranya membantah permintaan pengembalian uang dan emas 74 kilogram.
PP Nomor 26 Tahun 2026 membuka peluang PPPK dosen menjadi PNS. Cek syarat, kriteria, dan tiga tahap seleksi yang harus dilalui.
Timnas voli putri Indonesia hadapi AVC 2026 tanpa Megawati. Khanza/Arsela isi opposite. Target enam besar. Lawan Kazakhstan, Thailand, Australia.
Google Discover kini bisa diatur menggunakan prompt bahasa alami. Pengguna dapat mengarahkan algoritma agar menampilkan konten yang lebih relevan.
NCT 127 kembali konser di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Tiket General Sale mulai Rp1,35 juta hingga Rp3,5 juta.
Gempa magnitudo 3,5 di Bantul menyebabkan dua rumah warga di Sorosutan, Kota Jogja, mengalami retak pada bagian tembok ruang tamu.