Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Rudiantara. /Suara.com-Yasir
Harianjogja.com, JAKARTA - Isu penetapan Rudiantara jadi Direktur Utama PT PLN (Persero) kian santer terdengar. Namun, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan hal itu masih harus menunggu jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Arya menyebut, hingga saat ini jadwal RUPS untuk PLN belum ditentukan bakal berlangsung kapan.
"Kalau PLN jadwalnya [RUPSLB] belum ditentukan kapan," kata Arya di Jakarta, Selasa (12/10/2019).
Untuk itu, Arya meminta semua pihak untuk bersabar terkait kapan Rudiantara bakal disahkan menjadi bos PLN tersebut.
Meski demikian, Arya mengungkapkan, RUPS tersebut bakal diusahakan digelar pada tahun ini.
"Kita tunggu saja, kita usahakan akhir tahun ini," kata Arya.
Rudiantara disebut-sebut bakal berlabuh di PLN setelah lengser dari jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Pria yang lahir pada 3 Mei 1959 di kota Bogor, Jawa Barat ini sempat menuntut ilmu di Universitas Padjajaran Bandung tahun 1984 dan melanjutkan S2 di Institut Manajemen PPM, Jakarta tahun 1988.
Dalam LHKPN KPK terbaru tahun 2018, Rudiantara tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp106 miliar.
Rudiantara memiliki tanah dan bangunan senilai Rp90 miliar yang tersebar di berbagai daerah. Selain tanah dan bangunan, Rudiantara juga memiliki alat transportasi dan mesin sebanyak 4 unit yang total nilai mencapai Rp1,4 miliar.
Aset yang masuk dalam LHKPN lainnya adalah harta bergerak yang nominalnya sebesar Rp5,95 miliar, surat berharga sebanyak Rp1,8 miliar, kas atau setara kas mencapai Rp11 miliar dan harta lainnya menyentuh Rp1,56 miliar.
Dan yang terakhir adalah utang yang nominalnya menyentuh Rp5,88 miliar. Jadi total seluruh harta kekayaan Dirut PLN Rudiantara adalah Rp106 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.