Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Beroperasi pada 2026
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Warung Soto Sewu di Jl. Slamet Riyadi Sragen, tepatnya di Kampung Ringinanom, Sragen Kulon. /Solopos-Moh. Khodiq Duhri
Harianjogja.com, SRAGEN -- Kisah inspiratif datang dari Sragen. Sebuah usaha warung soto yang dijalankan Sukarni, 48, di pinggir Jl. Slamet Riyadi, Ringinanom, Sragen Kulon, Sragen, Jawa Tengah, membawa kesejahteraan bagi keluarganya.
Meski soto yang dijualnya berharga sangat murah yakni Rp1.000/mangkok untuk porsi kecil dan Rp3.000/mangkok untuk porsi lebih besar, Sukarni mampu meraih omzet minimal Rp800.000/hari.
"Alhamdulillah, dalam sehari saya bisa meraih pendapatan kotor Rp800.000 dari jualan soto. Khusus hari Minggu, saya bisa raih pendapatan kotor Rp2.000.000 hingga Rp2.500.000. Alhamdulillah bisa untuk menggaji dua karyawan. Dari jualan soto, saya juga bisa membeli mobil Xenia untuk menunjang kerja anak sebagai sopir Grab,” papar Sukarni saat dijumpai di warung Soto Sewu miliknya, Rabu (20/11/2019).
Soto Sewu Sragen buka setiap hari pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. Sukarni dibantu suaminya Ninut, 49, mengaku bisa menghabiskan 4-6 kg beras per hari. Satu kg beras cukup untuk 50 porsi nasi soto ukuran mini sehingga dalam sehari Sukarni menjual 200-300 porsi soto.
Sukarni juga menjual aneka minuman dan gorengan. Es teh dijual Rp2.500/gelas, sementara tiga tempe goreng atau bakwan Rp2.000. Sedangkan satai usus, satai telur puyuh, hati ayam goreng dijual Rp2.000-Rp3.000.
Sudah delapan tahun Sukarni membuka warung Soto Sewu. Sebelumnya, dia di-PHK oleh perusahaan tekstil yang berdiri di Purwosuman pada 2011 lalu.
Meski sudah jalan delapan tahun, harga soto yang dijual Sukarni tidak berubah. Satu porsi soto itu berisi nasi, toge, irisan daun bawang, seledri, kol dan beberapa suwiran daging ayam yang diguyur kuah bening.
“Namanya saja Soto Sewu, harganya ya Rp1.000. Kalau harganya tidak Rp1.000 nanti dikira kami menipu. Cuma kami memang melayani soto porsi besar seharga Rp3.000/porsi,” ucapnya.
Pelanggan Soto Sewu umumnya dari kalangan pelajar dan buruh pabrik. Para pelajar yang mampir ke Soto Sewu biasa menghabiskan lebih dari satu mangkok soto ukuran mini.
“Kami berdua masing-masing makan dua mangkok soto ukuran kecil. Saya sendiri sering ke sini karena cocok di lidah dan di kantong kami yang masih sekolah,” papar pembeli Soto Sewu, Dwi Candra, siswi SMK Muhammadiyah 4 Sragen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.