Pezeshkian Balas Ancaman Trump: Iran Siap Hadapi Serangan AS
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
Ilustrasi sabu-sabu./Ist-Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap tujuh tersangka kurir narkoba dari tiga kasus yang berbeda. Kasus pertama melibatkan jaringan internasional Afrika Barat.
Dalam kasus ini, penyidik menangkap seorang WNA asal Pantai Gading bernama Assi Cedric, 32, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten setelah terbang dari Kamerun. Assi diketahui menyelundupkan paket narkoba dengan cara menelan 61 butir kapsul sabu.
"Dia [Assi] telan 61 kapsul sabu supaya lolos. Ketika ditangkap dan diperiksa, ternyata ada 61 kapsul sabu di dalam perutnya," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar di Kantor Bareskrim, Jakarta, Kamis (17/10/2019).
Paket sabu yang dibawa Assi diduga dari seseorang bernama Frangklin (WNA Kamerun). Sebagai kurir, Assi dijanjikan akan diberi upah 2.000 USD bila barang sampai di tangan penerima di Indonesia. Kasus kedua, penyidik menangkap tiga tersangka, yang dua diantaranya perempuan.
Awalnya penyidik menangkap dua perempuan asal Thailand yakni Chiangka Wandee dan Changjit Jinatta. Keduanya membawa narkoba jenis sabu seberat 586 gram.
"Keduanya mengaku diperintahkan untuk membawa sabu oleh dua orang di Thailand dengan bayaran untuk Changjit sebesar 30.000 THB, tapi baru diterima 4.500 THB. Untuk Chiangka upahnya 5.000 THB. Sisanya diterima setelah barang sampai di Indonesia," katanya.
Modusnya sabu dimasukkan ke dalam kemaluan kurir perempuan. Kemudian penyidik menangkap Hendro alias Kebot, seorang kurir yang hendak menjemput paket sabu tersebut. Pada kasus ketiga, penyidik menangkap tiga tersangka (dua WNA Thailand, satu WNI).
Awalnya penyidik menangkap Phijittra Thepaut alias Ploy, 24, dan Pitchanan Thongpon alias Daw ,22, di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan saat keduanya tertangkap tangan menerima dua dus paket sabu.
Dua dus tersebut berisi sabu berbobot 31 kg yang terbagi dalam 30 kemasan berbungkus teh China. Kemudian penyidik menangkap seorang pria bernama Januar Rifai, 26, di hotel yang sama. "JR ditangkap sewaktu mengambil dua kardus isi sabu," katanya.
Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat(2) Jo Pasal 132 (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 113 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
Cara transfer BCA ke GoPay bisa lewat BCA Mobile, myBCA, KlikBCA, dan ATM. Simak kode Virtual Account, biaya admin, minimum top up, dan langkahnya.
Penipu diduga memasang nomor telepon palsu pada profil bisnis Google Maps. Simak cara memeriksa kontak resmi agar tidak terhubung dengan pelaku penipuan.
Mac Mini M6 mulai US$899. The Verge mengusulkan Mac Neo berchip iPhone dengan desain tanpa kipas dan estimasi harga US$499.
Agen AI OpenAI mengakses file nonpublik di portal statistik Medicare Australia saat menjalankan tugas riset. OpenAI baru melaporkannya hampir tiga bulan kemudia
Tren menggunakan ampas kopi untuk membersihkan kloset viral di media sosial. Benarkah efektif? Ini manfaat dan risiko ampas kopi bagi saluran pembuangan.