BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Peralihan Musim
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ditanya tentang kemungkinan Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ke-12 Jusuf Kalla memberikan jawaban. Hal itu disampaikannya dalam acara Mata Najwa episode "Terima Kasih Pak JK" pada Rabu (16/10/2019) malam.
Pembawa acara Najwa Shihab melontarkan pertanyaan kepada Jusuf Kalla, "Pak Prabowo cocok tidak jadi menteri Pak Jokowi?"
Sambil tertawa Jusuf Kalla menjawab, "Itu masalah koalisi, ya jawabannya itu, itu tergantung koalisi."
Najwa Shihab lantas mendesak Jusuf Kalla untuk menjawab pertanyaannya. "Kan pertanyaan saya cocok atau tidak," ujar pembawa acara tersebut.
Pria yang dua kali menduduki jabatan Wakil Presiden ini merasa pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab sensitif.
"Kan ada pertanyaan off the record, ada yang on the record," ujar Jusuf Kalla.
Masih belum puas dengan jawaban Jusuf Kalla, Najwa kembali memberikan pertanyaan. "Kalau begitu saya berandai-andai kalau cocok, Pak Prabowo itu cocoknya Menteri Pertahanan atau Menkopolhukam?" tanya Najwa.
"Kan ada hubungannya tadi itu," jawab Jusuf Kalla yang kemudian diiringi dengan suara tepuk tangan penonton.
Menurut JK, dalam pemerintahan perlu ada keseimbangan atau ada oposisi. Dia khawatir akan ada perpecahan di dalam jika semua pihak bergabung dalam pemerintahan.
"Politik itu etikanya sangat kabur, ada saja [etika], tapi dalam hal gabung menggabung apa yang terbaik, boleh saja. Jadi dalam politik itu tidak ada kawan atau lawan sejati," imbuh Jusuf Kalla.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto santer disebut bakal masuk Kabinet Kerja Jilid II pada masa kepemimpinan kedua Presiden Jokowi, 2019 - 2024.
Prabowo disebut bakal menggantikan Ryamizard Ryacudu menjadi Menteri Pertahanan RI.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, bakal bersyukur kalau kabar tersebut nantinya menjadi kenyataan.
"Kalaulah nanti benar seperti yang ditulis banyak orang dan yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi Menteri Pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirobilalamin," kata Ngabalin saat ditemui di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.