Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ditanya tentang kemungkinan Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ke-12 Jusuf Kalla memberikan jawaban. Hal itu disampaikannya dalam acara Mata Najwa episode "Terima Kasih Pak JK" pada Rabu (16/10/2019) malam.
Pembawa acara Najwa Shihab melontarkan pertanyaan kepada Jusuf Kalla, "Pak Prabowo cocok tidak jadi menteri Pak Jokowi?"
Sambil tertawa Jusuf Kalla menjawab, "Itu masalah koalisi, ya jawabannya itu, itu tergantung koalisi."
Najwa Shihab lantas mendesak Jusuf Kalla untuk menjawab pertanyaannya. "Kan pertanyaan saya cocok atau tidak," ujar pembawa acara tersebut.
Pria yang dua kali menduduki jabatan Wakil Presiden ini merasa pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab sensitif.
"Kan ada pertanyaan off the record, ada yang on the record," ujar Jusuf Kalla.
Masih belum puas dengan jawaban Jusuf Kalla, Najwa kembali memberikan pertanyaan. "Kalau begitu saya berandai-andai kalau cocok, Pak Prabowo itu cocoknya Menteri Pertahanan atau Menkopolhukam?" tanya Najwa.
"Kan ada hubungannya tadi itu," jawab Jusuf Kalla yang kemudian diiringi dengan suara tepuk tangan penonton.
Menurut JK, dalam pemerintahan perlu ada keseimbangan atau ada oposisi. Dia khawatir akan ada perpecahan di dalam jika semua pihak bergabung dalam pemerintahan.
"Politik itu etikanya sangat kabur, ada saja [etika], tapi dalam hal gabung menggabung apa yang terbaik, boleh saja. Jadi dalam politik itu tidak ada kawan atau lawan sejati," imbuh Jusuf Kalla.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto santer disebut bakal masuk Kabinet Kerja Jilid II pada masa kepemimpinan kedua Presiden Jokowi, 2019 - 2024.
Prabowo disebut bakal menggantikan Ryamizard Ryacudu menjadi Menteri Pertahanan RI.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, bakal bersyukur kalau kabar tersebut nantinya menjadi kenyataan.
"Kalaulah nanti benar seperti yang ditulis banyak orang dan yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi Menteri Pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirobilalamin," kata Ngabalin saat ditemui di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026