Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Kebakaran hutan di Lanteng I diduga akibat dari puntung rokok yang dibuang sembarangan pada Senin malam (15/10/2018)./Harian Jogja-Fita Ayu Fidiyawati
Harianjogja.com, GARUT--Areal hutan di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar, Minggu (6/10/2019) malam. Sejumlah petugas gabungan berupaya memadamkan api, selanjutnya memantau lokasi titik api untuk mengantisipasi kebakaran susulan di gunung tersebut, Senin (7/10/2019).
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah V Garut, Purwantono mengatakan, lokasi kebakaran di Blok Leter S sekitar gerbang lama dan gerbang baru perbatasan cagar alam dan taman wisata alam Gunung Papandayan.
"Alhamdulillah kebakaran hutan semalam sekitar pukul 22.00 WIB berhasil dipadamkan yang terjadi sejak sore," kata Purwantono.
Ia menuturkan, peristiwa kebakaran hutan itu baru diketahui Minggu sekitar pukul 17.00 WIB, petugas gabungan langsung berupaya memadamkan kobaran api agar tidak terus meluas.
Luas hutan yang terbakar, kata dia, sekitar 1,5 hektare dengan jenis tanaman yang terbakar yakni puspa, haruman, paku-pakuan dan alang-alang yang tumbuh sekitar hutan tersebut.
"Yang terbakar jenis puspa, haruman, paku-pakuan, alang-alang sekitar 1,5 hektare," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Tubagus Agus Sofyan, menambahkan, jajarannya telah diterjunkan untuk membantu proses pemadaman areal hutan di Gunung Papandayan.
"Petugas gabungan berusaha secepat mungkin memadamkan api," katanya.
Menurut dia, musim kemarau menjadi salah satu satu penyebab kebakaran hutan karena banyak tanaman kering yang mudah terbakar.
Ia menambahkan, Garut memiliki kawasan hutan yang rawan kebakaran, selain Gunung Papandayan, ada Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, dan Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu.
"Hutan di Gunung Guntur lokasi yang sering terbakar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Dehidrasi dapat meningkatkan beban kerja jantung dan mengganggu fungsi ginjal. Kenali tanda kekurangan cairan dan cara mencegahnya.
DPRD DIY meresmikan Forum Parlemen Nyawiji untuk memperluas partisipasi warga dalam penyusunan kebijakan daerah.
KPK menyatakan pemanggilan Nusron Wahid dalam kasus dugaan korupsi ATR/BPN bergantung pada kebutuhan penyidikan.
Nama di KTP salah ketik tidak selalu harus diperbaiki lewat pengadilan. Simak syarat, dokumen pembanding, dan cara mengurusnya di Dukcapil.
Samsung Display dikabarkan mendapat kontrak eksklusif tiga tahun untuk memasok panel OLED iPhone Duo dan generasi iPhone lipat Apple.