Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan KAI, Ini Cirinya
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
Mensesneg Pratikno (dari kiri) berbincang dengan Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018)./ANTARA-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini batal bertemu dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang sebelumnya melakukan demonstrasi di depan gedung DPR. Menteri Sekretaris Negara Pratikno belum bisa memastikan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan mahasiswa terkait penyelesaian rancangan undang-undang (RUU) bermasalah bakal terselenggara pada hari ini, Jumat (27/9/2019).
“Belum ada [pertemuan dengan mahasiswa]. Nanti ada beberapa pertemuan sore ini, tapi dengan BEM [Badan Eksekutif Mahasiswa] belum. Namanya merencanakan kan bisa saja tertunda,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/9/2019).
Sebelumnya, dalam keterangan tertulisnya, Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Seluruh Indonesia menyikapi kehadiran BEM atas undangan Jokowi bukanlah sebuah tujuan utama dari tuntutan-tuntutan yang disuarakan.
“Kami juga merasa tuntutan yang kami ajukan telah tersampaikan secara jelas dari berbagai aksi dan juga jalur media. Sehingga sejatinya yang dibutuhkan bukanlan sebuah pertemuan yang penuh negosiasi, melainkan sikap tegas Presiden terhadap tuntutan mahasiswa. Secara sederhana, tuntutan kami tak pernah tertuju pada pertemuan, melainkan tujuan kami adalah Bapak Presiden memenuhi tuntutan,” tulis Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Muhammad Nurdiansyah.
Berdasarkan keterangan itu, Aliansi BEM Seluruh Indonesia menginginkan pertemuan dengan Presiden Jokowi dilakukan secara terbuka, dliput oleh media nasiona, dan Presiden menyikapi tuntutan mahasiswa yang tercantum dalam \'Maklumat Tuntaskan Reformasi\' secara tegas dan tuntas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.