Menlu Janji Selamatkan 9 WNI Foltilla Gaza Ditangkap Israel
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Irjen (Pol) Firli Bahuri saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). [Antara/Nova Wahyudi]
Harianjogja.com, JAKARTA - Para pimpinan KPK sudah mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Penggiat Anti Korupsi Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jusri Sabri meminta pimpinan KPK yang baru dapat menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang masih mangkrak.
Menurut catatannya, ada sekitar 25 kasus korupsi dan beberapa di antaranya dalam skala relatif besar yang perlu menjadi perhatian khusus bagi pimpinan baru KPK.
"Beberapa kasus korupsi besar di antaranya kasus PT Garuda Indonesia, bailout Bank Century, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), serta proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP)," kata Jusri Sabri saat dihubingi ANTARA, Jumat malam.
Dia juga menyarankan pimpinan baru KPK tidak tebang pilih atau pandang bulu dalam upaya menuntaskan kasus korupsi di Indonesia.
"Intinya jangan melihat ini siapa atau dari partai mana. KPK harus bisa bertindak tegas dan adil sesuai kewenangan yang dimiliki," ungkapnya.
Jusri mengaku optimis Ketua KPK yang baru terpilih, Irjen Pol Firli Bahuri mampu membawa komisi antirasuah itu lebih eksis lagi untuk memberantas perilaku korupsi.
Kendati demikian, Jusri juga berharap KPK tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga diiringi dengan pencegahan korupsi itu sendiri.
"Saya lihat KPK ini semakin luar biasa. Hampir tiap bulan mengungkap kasus korupsi, tapi saya lebih cenderung kepada fungsi pencegahan," katanya.
Ia turut mengharapkan pimpinan baru KPK dapat menjalankan tugasnya dengan amanah, jujur serta berintegritas.
"Semoga KPK yang sekarang bisa lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya, terutama dalam menekan angka kasus korupsi di negeri ini," tutur Jusri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.