Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Sara dan Benjamin Netanyahu./Reuters
Harianjogja.com, TEL AVIV– Ibu negara Israel Sara Netanyahu disebut kerap mempengaruhi pemerintah.
Di tengah tuduhan korupsi dan penyuapan yang dihadapi Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, dua saksi yang memberikan keterangan dalam kasus itu mengungkapkan keraguan mereka mengenai kesehatan mental istri sang PM. Kedua saksi itu mengatakan bahwa Sara Netanyahu memutuskan segala hal, termasuk memilih orang-orang yang bekerja bagi Netanyahu.
Saat diperiksa terkait kasus korupsi Netanyahu yang sedang berlangsung, pasangan miliarder Amerika-Israel, Sheldon dan Miriam Adelson, menggambarkan ibu negara Israel itu sebagai sosok yang tidak menarik.
Menurut terjemahan yang dari surat kabar Haaretz yang dilansir Sputnik, Selasa (10/9/2019), Sheldon Adelson, seorang taipan kasino berusia 86 tahun, mengatakan kepada polisi bahwa Sara Netanyahu adalah seorang wanita yang “benar-benar gila”.
“Dia sangat kompulsif tentang foto dirinya dan bagaimana penampilannya,” kata Sheldon yang juga merupakan penerbit surat kabar Israel Hayom.
“Dia berkata, ‘Saya ibu negara, saya seorang psikolog dan saya mengajar anak-anak tentang psikologi.’ ... Dia akan memberi tahu istri saya bahwa jika Iran menyerang Israel itu adalah kesalahannya... karena kami tidak menerbitkan foto-foto dia yang bagus," tambahnya.
Transkrip tersebut juga mencatat Miriam Adelson mengatakan kepada polisi bahwa Sara memilih sendiri orang-orang yang bekerja dengan perdana menteri, termasuk staf dan sekretaris. Dia juga menduga Sara bahkan mungkin memiliki pengaruh terhadap penunjukan pejabat pemerintah.
Istri Sheldon yang berusia 73 tahun itu dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa kebencian Sara terhadap mantan menteri pendidikan Naftali Bennett dan mantan menteri kehakiman Ayelet Shaked mencegah perdana menteri membentuk koalisi dengan Bennett dan Shaked dalam pemilihan umum April lalu.
Pada saat itu, Bennett dan Shaked mencalonkan diri bersama Partai New Right Ticket tetapi gagal melewati ambang pemilihan. Mereka kemudian berusaha untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin oleh Partai Likud tetapi ditolak oleh Netanyahu.
“Saya merasa terganggu karena kita memiliki perdana menteri yang istrinya memutuskan segalanya. Saya sangat marah setelah pemilihan terakhir ketika dia (perdana menteri) tidak membentuk koalisi dengan Bennett karena dia (Sara) membencinya," kata Miriam Adelson sebagaimana dikutip Haaretz.
Miriam Adelson menceritakan suatu saat ketika Sara Netanyahu “berteriak sangat keras” kepadanya di sebuah acara makan malam dan mengklaim bahwa Miriam sedang “menghisap darahnya”. Perempuan yang merupakan seorang dokter keluarga dan pernah mendukung Netanyahu itu menduga bahwa sang ibu negara “tidak sehat”.
Pernyataan itu dibuat sebagai bagian dari penyelidikan polisi terhadap Kasus 2000, yang melibatkan tuduhan bahwa Benjamin Netanyahu mencoba berkonspirasi dengan penerbit surat kabar Yedioth Ahronoth, pengkritik lamanya. Netanyahu dituduh membuat kesepakatan di mana Yedioth Ahronoth akan memberikan liputan yang lebih baik dari perdana menteri dan keluarganya, dan sebagai gantinya Netanyahu akan melemahkan surat kabar Adelson, Israel Hayom, yang merupakan saingannya.
Dalam dua kasus terpisah lainnya, Netanyahu dituduh menerima hadiah dan keuntungan dari beberapa miliarder dengan imbalan bantuan. Dia juga dituduh mempercepat keputusan perundangan untuk menguntungkan pemegang saham pengendali di perusahaan telekomunikasi terbesar Israel dengan imbalan liputan berita positif.
Netanyahu membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan dirinya tidak bersalah.
Kantor Netanyahu juga membantah pernyataan dari pasangan Adelson, melalui pernyataanya: "Kecuali untuk nama-nama yang disebutkan, tidak ada satu kata kebenaran dalam laporan penipuan ini. Itu adalah tumpukan kebohongan yang menyimpang dan memfitnah. Seluruh tujuannya adalah untuk menyakiti Perdana Menteri Netanyahu dan istrinya menjelang pemilihan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
DPRD Gunungkidul menargetkan pembahasan tiga raperda inisiatif rampung awal September, mencakup reklame dan perlindungan petani.
BYD, CATL, Geely hingga Gotion mengembangkan baterai solid-state yang ditargetkan diuji pada mobil listrik mulai 2027.
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Amri/Nita melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Yang/Hu dua gim langsung.
29 klub sudah lolos Liga Champions 2026/27. Simak tujuh tiket tersisa, daftar peserta, jadwal play-off, dan format fase liga.