Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Gagasan rencana dan kriteria disain ibu kota negara. /ANTARA-Paparan Kementerian PUPR
Harianjogja.com, JOGJA- Air diprediksi bakal menjadi masalah di lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Persoalan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur masih terus terjadi. Tak hanya kesiapan infrastruktur yang harus benar-benar diperhatikan, pemerintah pun harus memiliki perencanaan yang tepat dalam pengelolaan sumber daya air di ibu kota baru nanti.
Sebab pemenuhan kebutuhan air untuk calon ibu kota baru menjadi sangat krusial. Tidak hanya untuk konsumen masyarakat yang tinggal disana namun juga kelestarian sumber daya air.
"Dalam perencanaan ibu kota baru harus diteliti dulu daya dukung dan daya tampung. Harus jelas berapa banyak air, dari mana sumbernya, bagaimana kualitasnya, sistem penyalurannya bagaimana, masyarakatnya bagaimana, apakah merusak atau tidak. Di hulunya apakah banyak penduduknya," ungkap anggota Dewan Sumber Daya Air Nasional (DSDAN) sekaligus peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Otto SR Ongkosongo di sela Seminar Nasional Geomorfologi di Kantor DPD Yogyakarta, Senin (9/9/2019).
Menurut Otto, keberadaan bekas-bekas tambang di Bukit Suharto yang akan dijadikan waduk pun perlu dipersiapkan secara matang sumber daya airnya. Sebab, pembangunan waduk di kawasan tersebut harus memperhatikan semua dimensi.
Apalagi cuaca di Kalimatan termasuk fluktuatif. Dengan memakai skenario terburuk, ketika musim kemarau panjang terjadi, pemerintah harus mampu memastikan suplai air yang berkualtas.
Berkaca dari Jakarta, meski anggaran pengelolaan sumber air besar namun suplai air di kota tersebut sulit. Kualitas air pun tidak layak karena kotornya sungai dan danau sehingga harus mengambil air dari Citarum.
"Kalau musim panas, debit air sedikit maka kadar pencemarannya pun tinggi sejak dari hulu. Jangan sampai terjadi seperti di Jakarta yang kualitas airnya tidak layak," tandasnya.
Selain sumber daya air, lanjut Otto, kawasan lahan gambut yang asam di Kalimantan pun harus jadi perhatian pemerintah. Sebab hal itu bisa jadi persoalan tersendiri, apalagi wilayah ibu kota baru berpotensi kebakaran hutan dan banjir.
"Pengelolaan air di ibu kota baru nanti benar-benar harus ditata dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.