Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Tangis SBY pecah di persemayaman jenazah sang ibunda, Siti Habibah di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (31/8/2019). /Suara.com-Fakhri Fuadi
Harianjogja.com, BOGOR-- Jenazah Siti Habibah, ibunda Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta. SBY mengungkapkan alasannya memilih pemakaman tersebut.
SBY menceritakan, semasa ibundanya masih hidup, dan beberapa bulan sebelum istrinya, Ani Yudhoyono divonis mengidap kanker darah dan dirawat intensif, Ani sempat berbincang dengan dirinya.
Dalam perbincangan tersebut, kata SBY, Ani mengatakan, "Pepo, ibu kita eyang Habibah keadaannya sudah seperti ini, kita harus memikirkan, bukan mendahului kehendak Allah, tapi kalau dipanggil (Allah), eyang Siti Habibah mau dimakamkan di mana, apakah di Madiun atau di Jakarta."
SBY mengatakan opsi pemakaman di Madiun lantaran ibu dari ibundanya Siti Habibah dimakamkan di sana.
Namun, kata SBY, dirinya merupakan anak tunggal, dan Siti Habibah ibundanya itu hanya memiliki dua cucu yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.
Atas pertimbangan itu, ujar dia, Ani Yudhoyono kala itu mengusulkan agar makam disiapkan di Jakarta, agar lebih dekat.
"Saya waktu itu menjawab, dua-duanya mungkin. Bisa di Madiun atau di Jakarta. Tanpa saya ketahui rupanya ibu Ani sudah jalan menuju beberapa tempat dan itu memori saya," jelas SBY, Sabtu (31/8/2019).
SBY mengatakan Ani Yudhoyono merupakan orang yang paling tekun dan paling sabar jika menjenguk ibundanya.
Saat Ani akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura, Ani sempat meminta kepada SBY untuk menjenguk dan bertemu Siti Habibah dan ibu Ageng yang merupakan ibunda Ani. Saat itu SBY mengatakan agar menjenguk dilakukan nanti setelah pemeriksaan di Singapura saja.
"Tapi ternyata ibu Ani tetap datang menemui eyang Siti Habibah dan ibu Ageng. Ternyata itu pamitan beliau," kata SBY.
SBY lalu mengatakan, saat Ani wafat, ibundanya tengah dirawat di ICU, sehingga sulit melakukan komunikasi dan memberitahu bahwa Ani telah wafat.
SBY mengatakan saat masa kritis Jumat malam kemarin, ibunya sempat menitikkan air mata seolah menanyakan di mana Ani Yudhoyono.
"Air matanya keluar mungkin bertanya kenapa ibu Ani tidak ada. Makanya semalam saya bisikkan, \'eyang, mamanya Agus, memo, sudah pulang ke rahmatullah, tapi sampai akhir hayatnya memo sangat menyayangi eyang\'," kata SBY.
Tidak lama setelahnya ibunda SBY dipanggil oleh Allah SWT. SBY berharap ibunya kembali dengan baik, hidup tenang di sisi Allah dan bertemu istrinya, Ani Yudhoyono di Surga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Peretas TA419 menyamar sebagai pakar AI AS untuk mencuri kredensial. Targetnya ahli kebijakan AI di AS dan Jepang.
Jepang memperketat syarat permanent resident bagi warga asing. Pendapatan, pensiun, bahasa Jepang hingga kepatuhan kini diperiksa.
Daftar terbaru Kabinet Merah Putih usai reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk menteri, wamen, menko, Kapolri, dan pejabat baru.
Media Malaysia menyoroti tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh yang berujung dua gol penentu dan membawa Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Hasil FP1 Moto3 Jepang 2026: Ryusei Yamanaka tercepat, sedangkan Veda Ega Pratama finis di posisi ke-16.