Profil dan Pemilik KMP Putri Yasmin, Terbakar di Selat Lombok
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang gadis tega membunuh kekasihnya pada Rabu (14/8/2019) dengan menusuk sang kekasih menggunakan gunting saat mereka sedang berjalan-jalan di sore hari.
Melansir World of Buzz, menurut saksi mata, insiden ini bermula ketika sang gadis meminta dibelikan es krim karena saat itu cuaca sangat panas.
Sebagai tanggapan permintaan sang gadis, kekasihnya justru mengejek dengan menjawab, "Kau sudah sangat gemuk. Masih ingin makan es krim?"
Mendengar jawaban sang kekasih yang baru dipacarinya selama sebulan, gadis tersebut langsung marah. Namun, ia tidak menunjukkannya dan hanya diam sampai dirinya masuk ke dalam toko.
Tak diduga, saat keluar menghampiri sang kekasih, ia membawa gunting dan langsung menikam pasangannya sebanyak enam kali. Sang kekasih meringkuk di jalanan dan mengeluarkan banyak darah.
Sakit Hati Disebut Gemuk, Gadis Ini Tikam Kekasihnya 6 Kali Pakai Gunting - 1
Setelah seseorang meminta bantuan, sang pria langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, itu sudah terlambat. Pria itu kehilangan banyak darah akibat luka-lukanya dan meninggal tak berapa lama kemudian.
Saat seseorang kehilangan darah seperti yang terjadi pada si korban pria, mereka akan mengalami tanda dan gejala syok hipovolemik atau syok hemoragik.
Ini adalah kondisi yang mengancam jiwa dan terjadi ketika tubuh kehilangan banyak darah secara cepat, menurut Healthline.
Gejala yang akan terlihat adalah kulit pucat, dingin atau lembap, detak jantung cepat, nadi lemah, pernapasan cepat atau dangkal, pusing, kebingungan hingga hilangnya kesadaran.
Pendarahan seperti yang dialami oleh korban penusukan di atas dapat terjadi sangat cepat, bahkan bisa meninggal hanya dalam waktu lima menit.
Namun, tidak semua orang yang kehabisan darah akan meninggal dalam beberapa menit sejak awal pendarahan.
Jika mereka memiliki masalah pembekuan darah atau pendarahan internal yang lambat, itu akan membutuhkan waktu berhari-hari untuk kehilangan darah untuk menyebabkan syok hemoragik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Petugas SPPG Pundungrejo muntah setelah mencicipi ayam rempah. Distribusi MBG ditarik dan 94 siswa SD Negeri 2 Jati tak menerima.
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.