Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Sandiaga Uno. /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, JAKARTA - Sandiaga Uno terlihat berjalan kaki saat akan menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung MPR/DPR pada Jumat (16/8/2019).
Hal itu ditunjukkan lewat unggahan jejaring Instagram pribadi Sandiaga Uno.
Pasangan Prabowo Subianto saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tersebut terpaksa jalan kaki karena kondisi jalanan Jakarta yang macet.
Tampak dari video pendek yang dibagikan, kendaraan Sandiaga tidak bisa bergerak. Tak lama kemudian ia bergegas keluar mobil dan menyeberangi jalan di tengah padatnya lalu lintas.
Sesaat setelah itu, mantan wakil Gubernur DKI Jakarta tiba-tiba terlihat menenteng jas di tangan dan langsung memakainya saat lewat trotoar.
Ia pun sempat disapa petugas polisi, lalu bertanya arah kepada tempat sidang. Sampai di gedung MPR, Sandiaga pun disambut bebarapa orang yang meminta foto.
Dalam narasi yang dibagikan, Sandiaga menuliskan bila dirinya memilih jalan kaki karena sudah tidak mendapatkan pengawalan saat macet.
"Pagi tadi saat menuju Gedung DPR/MPR untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR. Jalanan macet total dan sudah tidak lagi menggunakan fasilitas pengawalan maka jalan kaki pun jadi," terang @sandiaga.
Kendati demikian, pria 50 tahun tersebut merasa nyaman berjalan kaki karena rutin lari pagi. Jadi tak peduli jarak sejauh apapaun, jalan kaki bukan menjadi masalah.
"Untung rutin lari pagi, jalan sejauh apapun tidak masalah," lanjutnya.
Untuk diketahui, Sandiaga Uno sebelumnya memparkan bila ia akan hadir ke sidang MPR dalam pembacaan nota keuangan. Kehadirannya pun sudah dikoordinasikan dengan Prabowo.
"Saya besok akan hadir di pidato kenegaraan pembacaan nota keuangan dan berkoordinasi dengan beliau karena Pak Prabowo sudah terjadwalkan acara yang lain. Jadi beliau tidak akan hadir," ucapnya di Kertanegera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Guru honorer Kulonprogo terancam imbas SE Mendikdasmen 2026. Disdikpora siapkan penataan menuju status ASN.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 turun pada 16 Mei 2026. Simak daftar harga lengkap terbaru di Pegadaian dan Logam Mulia.