Nusron Wahid Dijadwalkan Diperiksa KPK, Surat Panggilan Sudah Dikirim
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.
Calon jamaah haji DIY berjabat tangan dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Pakualam X dalam acara pamitan haji di Pendopo Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Senin (08/07/2019)/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemerintah Indonesia berupaya memberikan fasilitas terbaik untuk ibadah haji warganya. Salah satu bentuknya, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) tidak membeda-bedakan pelayanan kesehatan yang diberikan antara jamaah haji khusus atau yang biasa dikenal ONH plus dan jamaah haji reguler.
Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta, Kamis (1/8/2019), pemerintah melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tidak membeda-bedakan jamaah, layanan berlaku sama bagi siapa pun dan kapan pun selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
"Tidak dibedakan sedikit pun. Tetap diberikan layanan yang sama dan terapi pun kita berikan," kata dokter jaga di KKHI Madinah dr Andi Nilagading.
Dia mengatakan layanan kesehatan yang diberikan kepada jamaah haji tidak mengenal diskriminasi. Sepanjang dibutuhkan, petugas kesehatan akan selalu memberikan layanan terbaiknya baik jamaah haji reguler maupun haji khusus mendapatkan hak layanan kesehatan yang sama.
Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menerima dua orang jamaah haji khusus untuk penanganan kesehatan. Pasien pertama, laki-laki berusia 60 tahun, menderita bronkitis akut. “Kami pasang infus dan diobservasi selama 6 jam di UGD,” kata dr. Andi Nilagading.
Sementara pasien kedua juga seorang laki-laki usia 67 tahun yang merupakan calon haji khusus dari PIHK yang sama. Ia mengeluhkan adanya luka terbuka (ulcus) pada kakinya yang diketahui memang memiliki riwayat diabetes mellitus tipe II. Setelah dilakukan perawatan pada lukanya, pasien meninggalkan KKHI dan bergabung kembali ke kloternya.
KKHI Madinah akan terus beroperasi hingga tanggal 5 Agustus 2019, untuk mengantisipasi kedatangan beberapa kloter akhir pada awal Agustus nanti. Saat ini pasien yang dilayani di KKHI Madinah jumlahnya sudah sangat sedikit, mengingat jamaah haji sudah banyak yang berpindah ke Mekah.
Sebagian pasien juga tengah dirawat di RS Arab Saudi di wilayah Madinah. Yang masih dirawat di KKHI hanyalah pasien yang sudah kembali dari perawatan di RS Arab Saudi untuk disiapkan proses evakuasi ke Mekkah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.