Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
logo kfc terbaru [foodlogistics.com]
Harianjogja.com, SOLO – Siapa tak kenal KFC. Nama Kentucky Fried Chicken atau biasa disebut KFC dikenal menyediakan ayam goreng cryspy sebagai menu utama.
KFC, merupakan salah satu merek dagang waralaba dari Yum! Brands, Inc. yang didirikan oleh Colonel Harland Sanders dengan markas di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 1952. Sedangkan di Indonesia, KFC sudah berdiri sejak 1979 di Jl. Melawai, Jakarta.
Dikenal sebagai salah satu restoran cepat saji, KFC mempunyai logo ilustrasi dari potret wajah sang pendiri, yakni Colonel Harland Sanders. Meskipun memiliki logo yang berpotret sama, logo KFC berubah seiring berjalannya waktu.
Setelah pergantian logo terbaru sejak 2018 hingga kini, belakangan ini baru ada seorang netizen yang menanyakan dengan kocak ke akun resmi Twitter KFC Indonesia tentang logo tersebut. Ia mengira bahwa pada logo KFC yang bertempat di bawah kepala Col. Harland Sanders merupakan badannya.
“Kenapa logo @KFCINDONESIA kepala bapaknya sangat besar dibandingkan badannya?” tulis akun twitter bernama @AdityaYuki, sebagaimana dikutip dari Suara.com, Sabtu (27/7/2019).
Lantas, hal itu langsung mengundang admin @KFCINDONESIA untuk segera membalas komentar kocak itu.
“Itu bukan badan kak, itu dasi,” jawab admin @KFCINDONESIA.
Itu bukan badan kak, itu dasi https://t.co/LvBCI6a9fh
— KFC Jagonya Ayam! (@KFCINDONESIA) July 26, 2019
Tak selang lama, tulisan dari @AdityaYuki itu pun mendadak viral, dan mendapatkan retweet lebih dari 400 orang dan likes sebanyak lebih dari 500 orang.
“Gw salah satu pencinta KFC, gw lihat itu dasi kupu kupu. Kenapa setalah membaca tweet anda, saya melihat jadi tubuh manusia ya. Woi kembalikan penglihatan ku seperti semula,” balas @agnesveronika_ ditutup dengan emotikon sedih.
“Hei tanggung jawab gara2 ente, ane liatnya bukan dasi lagi coba,” timpa akun bernama @starringsky99 ditutup dengan emotikon nangis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
BPBD Bantul meminta FPRB di seluruh wilayah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pancaroba dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
Menyambut libur akhir pekan Oktober 2026, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) memastikan kebutuhan transaksi perbankan masyarakat di JJateng dan DIY
Sebanyak 609 usaha homestay dan vila tercatat di Jogja. DPRD mendorong regulasi untuk memberi kepastian hukum dan mengatur potensi pajaknya.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.