FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Aksi 212. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Persaudaraan Alumni 212 ingin move on dari Pilpres 2019.
Ketua Persaudaraan Alumni atau 212, Slamet Ma\'arif meminta mujahid 212 untuk tidak mendramatisir kekalahan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Slamet mengajak para mujahid untuk kembali pada khittah memperjuangkan Islam dan keadilan.
Slamet menilai proses Pilpres 2019 telah selesai setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa buang diajukan Prabowo - Sandiaga Uno. Untuk itu, dia meminta para mujahid untuk tidak terlarut dengan persoalan itu.
"Ayolah pilpres kemarin sudah selesai, Prabowo sudah selesai. Jangan terlalu dihantui dengan persoalan itu terus," kata Slamet di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).
Slamet mengingatkan bahwa imam besar mereka adalah Rizieq Shihab yang kekinian berada di Arab Saudi. Bukan Prabowo yang berdomisili di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Jadi kalau anda masih ingin Prabowo jadi presiden, maaf, sudah selesai. Peluang itu sudah tidak ada. Dan saya ingin mengingatkan kepada alumni 212, bahwa imam kita bukan yang ada di Kertanegara, tapi yang ada di Makkah. Ini perlu dicatat oleh gerakan kita," katanya.
Slamet meminta kepada mujahid untuk kembali kepada khittah memperjuangkan Islam dan keadilan. Menurutnya, PA 212 berada di terlibat dalam politik di partai koalisi pendukung Prabowo semata-mata hanya menjadikannya sebagai alat kendaraan untuk perjuangan agama dan rakyat.
"Oleh karenanya perlu spirit 212 tidak boleh berhenti. Karena kemarin kita ikut dalam perpolitikan itu hanya sebagai alat perjuangan kita untuk agama dan rakyat. Kemarin itu partai-partai, BPN, Prabowo itu adalah alat kendaraan perjuangan saja untuk menegakan spirit 212," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.