Tak Percaya Sejumlah Survei Elektabilitas capres, Kubu Prabowo : Zaman Pilgub DKI Hasil Survei Salah

Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc). - JIBI/doc
20 Oktober 2018 12:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo tak khawatir dengan sejumlah survei yang memaparkan perbedaan selisih suara yang begitu besar antara capres nomor urut 01 dengan capres nomor urut 02.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo meyakini selisih suara antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto hanya 6-11 persen.

"Survei internal kami, Jokowi memimpin 6-11 persen, itu angka internal kami. Jadi bukan 20 persen seperti survei yang ada," kata Hashim di Media Center Prabowo-Sandi, di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Dia tidak percaya dengan hasil 10 lembaga survei yang menunjukkan elektabilitas Jokowi unggul 20 persen karena berkaca pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Menurut dia, di Pilkada Jakarta semua lembaga survei mengatakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menang dalam satu putaran, namun kenyataannya jauh berbeda.

"Semua lembaga survei memprediksi Ahok menang satu putaran, semua tanpa terkecuali. Namun kalian bisa lihat kan, sudah lah itu pesanan sponsor," ujarnya.

Hashim mengatakan mengapa saat ini Jokowi masih memimpin dalam survei karena sosok yang disukai dan itu yang membuatnya mensponsori Jokowi datang ke Jakarta untuk ikut kontestasi di Pilkada Jakarta 2017.

Sumber : Antara