Advertisement
Bertambah Lagi, Korban Tewas Kapal Terbalik di Tanzania Jadi 224 Orang
Ilustrasi kapal tenggelam. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, DAR ES SALAAM-Pihak berwenang Tanzania pada Minggu menyatakan jumlah yang meninggal akibat feri terbalik di Danau Victoria meningkat menjadi 224 orang dan manajer kapal itu ditahan untuk diperiksa.
Kapal tambang itu, MV Nyerere, tenggelam pada Kamis malam hanya beberapa meter dari dermaga di Ukerewe, pulau terbesar di danau tersebut.
Advertisement
Menteri Pekerjaan, Pengangkutan dan Komunikasi Isack Kamwelwe kepada penyiaran negara TBC menyatakan jumlah korban tewas meningkat menjadi 224 orang pada Minggu petang.
Penyebab pasti musibah itu belum diketahui tapi pejabat menyatakan penyelidikan awal menunjukkan kapal tambang itu membawa lebih banyak orang daripada yang diizinkan secara hukum. Keterangan awal menyatakan jumlah penumpang sekitar 300 orang.
BACA JUGA
Kecelakaan kapal di danau Victoria, yang terbagi oleh negara Afrika timur; Uganda, Tanzania dan Kenya, sering terjadi akibat kelonggaran aturan keamanan, penegakan hukum lemah dan tua serta kapal tidak dirawat dengan baik.
Perdana Menteri Kassim Majaliwa mengatakan kepada TBC bahwa pejabat terlibat dalam pengelolaan kapal tambang itu telah ditahan.
"Pemerintah akan membentuk satuan penyelidikan khusus ahli, yang akan menyelidiki sumber kecelakaan itu dan tindakan hukum terhadap semua yang terlibat dalam menyebabkan musibah tersebut," katanya.
Regu pencarian dan penyelamatan mencoba membalik kapal, yang perutnya berada di permukaan air, kembali ke kedudukan normal sehingga dapat ditarik ke dermaga. Jenderal Venance Mabeyo, kepala tentara, menyatakan itu bisa memakan waktu dua hingga tiga hari.
Sedikit-dikitnya, 38 orang diselamatkan dari laut itu, kata Jonathan Shana, komandan kepolisian daerah Mwanza, kepada Reuters lewat telepon pada pekan lalu.
Jumlah tepat penumpang kapal tambang itu sulit didapatkan karena awak dan peralatan hilang, kata pejabat pada pekan lalu.
Tanzania dilanda sejumlah bencana besar kapal tambang dalam beberapa tahun belakangan.
Sedikit-dikitnya, 500 orang tewas akibat feri terbalik di danau Victoria pada 1996. Pada 2012, 145 orang tewas sesudah feri karam di lepas pantai Zanzibar, kepulauan Tanzania di samudra Hindia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- OJK Dorong Keuangan Berkelanjutan di ABMF Jogja
- Dinkes DIY Perluas Cek Kesehatan Gratis ke Perusahaan di Bantul
- Urusi Atap Rumah, Prabowo Ingin Dua Tahun Indonesia Bebas Seng
- Gusdurian Tolak Inisiatif Board of Peace Trump
- Sharp Gaungkan Where Technology Meets Comfort
- OPINI: Jangan Takut Jadi Guru
- Dinkes Bantul Tunggu Pusat soal Virus Nipah, Minta Warga Terapkan PHBS
Advertisement
Advertisement



