Advertisement
SBY Diyakini Tak Larut dalam Kekecewaan Usai WO dari Kampanye Damai
SBY walk out dari acara Kampanye Damai Pemilu 2019. - Okezone/Harits Tryan Akhmad
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA –Aksi walk out yang dilakukan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari acara Kampanye Damai Pemilu 2019 dinilai dapat dipahami.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan. Meski SBY melakukan walk out, Verry meyakini SBY tidak akan berlama-lama larut dalam kekecewaan penyelenggaraan pilpres.
Advertisement
"Kami meyakini bahwa bentuk protes Pak SBY yang disampaikan tidak akan berkepanjangan dan membebani jalannya rangkaian proses hingga 17 April 2019," ucap Verry kepada Okezone, Senin (24/9/2018).
Menurut dia, SBY berhak menyampaikan keluhan tersebut. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini juga meyakini jiwa kenegarawanan presiden keenam Republik Indonesia itu bisa menjadi bagian dari persaudaraan yang damai dalam Pemilu 2019.
BACA JUGA
"Apalagi setelah melihat para paslon yang saling bergandengan tangan erat, menujukkan semangat persaudaraan yang kuat. Pak SBY pasti selalu menjadi bagian dari semangat persaudaraan ini," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) walk out dari acara Kampanye Damai Pemilu 2019. Dia diketahui tidak hadir dalam pelepasan burung merpati dan penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya kampanye yang anti-SARA dan hoaks itu.
SBY merasa tidak nyaman dikarenakan terganggu hadirnya relawan yang berteriak-teriak di samping kendaraan yang ditumpangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Labuhan Merapi 2026 Jadi Magnet Wisata Budaya di Lereng Gunung Merapi
- Rute Trans Jogja, Ini Daftar Lengkap 15 Jalur Aktif Saat Ini
- Libur Isra Mikraj 2026, Kunjungan Wisata Bantul Tembus 22.798 Orang
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 21 Januari 2026
- DPRD Kulonprogo Tetapkan 11 Propemperda Prioritas Rampung 2026
- Kasus Pati, KPK Cium Indikasi Jual Beli Jabatan Lebih Luas
- DPRD dan Pemkab Sleman Tetapkan 13 Propemperda Target Rampung 2026
Advertisement
Advertisement




