JK Masih Diharapkan Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). - Suara.com/Dwi Bowo Raharjo
12 Agustus 2018 22:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Jusuf Kalla masih diharapkan oleh partai politik koalisi Joko Widodo mau menjadi ketua tim pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, membenarkan jika nama JK masuk ke dalam usulan partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk menjadi ketua tim pemenangan.

Arsul menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan informasi tersebut, karena hingga kini masih dilakukan komunikasi dengan orang nomor dua di Tanah Air tersebut.

"Kita belum tau, tapi memang ada usulan dari parpol, agar JK berkenan menjadi ketua timses. Tapi tentu dikomunikasikan dengan JK terlebih dahulu sebelum disampaikan ke media tentang posisinya," kata Asrul di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

Penentuan struktur tim pemenangan sepenuhnya berada di tangan Jokowi. Dirinya bersama sekjen lainnya hanya membantu beliau di dalam persiapan struktur tim pemenangan lainnya.

"Timses itu kan untuk tiga posisi finalnya ada di Pak Jokowi dan Ketum parpol, yaitu posisi ketua, sekretaris, bendahara. Kami para Sekjen itu menyiapkan strukturnya dan mengisi posisi selain yang tiga itu," imbuh dia.

Tak hanya JK yang akan mengisi struktur tim pemenangan, kata Arsul, pihaknya pun juga mengajak sosok yang sebelumnya digadang-gadang akan menjadi cawapres Jokowi, yaitu Mahfud MD.

"Selain itu penasehat dari tokoh masyarkat, disamping itu ada tim ahli yang diisi oleh akademisi dan ilmuan," paparnya.

Dalam waktu dekat finalisasi tim pememangan akan segera selesai. Sehingga nantinya akan terbentuk sebuah tim yang hebat untuk mengkampanyekan kedua sosok itu ke khalayak ramai.

"Finalisasi tim kampanye, visi-misi itu yang kita selesaikan secepat mungkin," ujarnya.

Sebagai informasi, sore ini segenap Sekjen dari tiap koalisi Parpol pendukung Jokowi akan melakukan rapat internal. Usai rapat, Jokowi direncanakan bergabung untuk mendengar dan ikut berdiskusi hasil rapat tersebut.

"Jokowi dan Ma'ruf istirahat lebih dulu, rencananya setelah istirahat maka akan bertemu dengan para sekjen, apakah disini atau tempat lain belum dapet konfirmasi lagi," tukasnya.

Sumber : Okezone