Advertisement
Baru Sehari Jadi Cawapres, Ma'ruf Amin Sudah Sindir Prabowo
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). - ANtara foto/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Sindir menyindir ke kubu lawan jelang Pilpres sudah dimulai oleh cawapres Ma'ruf Amin.
Ma'ruf Amin, bakal calon wakil presiden, menyindir kubu lawannya, bakal calon presiden Prabowo Subianto, yang tak memilih calon wakil presiden yang direkomendasikan ijtimak GNPF Ulama.
Advertisement
Ma'ruf Amin mengatakan, sejak awal, kubu Prabowo selalu menyebut menghargai para ulama. Namun, pada akhirnya justru memilih bakal cawapres yang tak direkomendasikan ulama, yakni Sandiaga Uno.
"Ada belah sono bilang menghargai ulama, tapi usul ijtimak ulamanya tidak didengerin. Malah wakilnya bukan ulama," kata Maruf Amin saat ditemui di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
BACA JUGA
Maruf Amin menjelaskan, beda sikap yang ditunjukkan oleh Joko Widodo. Menurutnya, Jokowi tak pernah banyak bicara, namun apa yang dipesankan oleh para ulama selalu dikerjakan.
Maruf menganggap, penunjukan dirinya sebagai cawapres menjadi penghargaan tertinggi pada para ulama. Hal itu menunjukkan Jokowi sosok yang benar-benar menghargai ulama.
"Penunjukkan saya ini saya anggap sebagai penghargaan pada ulama. Enggak pernah ngomong dia tapi dia kerjain, silahturahmi pada ulama," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Film Na Willa, Kisah Masa Kecil yang Mengusik Cara Memaknai Hidup
- Konflik Timteng Picu Kerugian Maskapai Global hingga Rp900 Triliun
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
- Peternak Gunungkidul Dapat Santunan Saat Ternak Mati Mendadak
- Botol Obat Ibuprofen Anak Tercemar, Ditarik Besar Besaran di AS
- Momentum Lebaran Harga Emas Antam Tidak Berubah, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement








