Investor Mengantre, Pemerintah Siapkan Perluasan KEK Kendal-Batang
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Ilustrasi kapal terbakar/Antara-MN Kanwa
Harianjogja.com, BANJARMASIN-Penumpang Kapal Motor Satya Kencana IX mengatakan mereka sempat terombang-ambing di lautan selama dua jam sebelum diselamatkan oleh Kapal Motor Niki Sea yang saat itu melintas. Hal itu mereka ungkapkan saat tiba di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sabtu (4/8/2018).
"Saya sempat terombang ambing selama dua jam di lautan dan hanya memakai life jacket atau rompi keselamatan di atas perahu sekoci," kata Suroso, salah satu penumpang kapal motor itu.
Dia mengatakan, sebelum kapal terbakar terdengar suara ledakan di bagian buritan atau belakang kapal.
Setelah ledakan itu muncul asap tebal dan kapal diperkirakan mulai terbakar, namun para penumpang tetap tertib dan tidak panik sambil mendengarkan aba-aba dari petugas kapal.
Tidak beberapa lama para penumpang kapal terbakar satu persatu dinaikkan ke sekoci oleh petugas kapal atau Anak Buah Kapal (ABK) dan di turunkan ke lautan sambil menunggu pertolongan.
"Barang-barang tidak ada yang terselamatkan hanya baju di badan saja dan mobil angkutan saya pun tidak tau gimana jadinya," tutur pria yang berprofesi sebagai sopir truk ekspedisi itu.
Suroso mengatakan, kapal terbakar sekitar pukul 05.10 Wita bertepatan suara adzan Subuh Sabtu pagi.
Bukan itu saja, penumpang wanita dan anak-anak terlihat menangis atas kejadian yang mereka alami.
"Alhamdulillah, kita selamat nak dan sampai ke daratan, Allah masih sayang kita," kata ibu dengan dua orang anak korban dari kapal terbakar yang saat itu tiba di terminal penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Berdasarkan informasi yang didapat di lapangan, saat Kapal Motor Niki Sea sandar diketahui membawa 141 korban selamat dari peristiwa tersebut, terlihat ada beberapa korban yang mengalami cidera dan ada juga yang dibawa menggunakan tandu karena pingsan serta satu orang meninggal dunia.
Kapal KM Satya Kencana IX tepatnya di perairan Tanjung Selatan di titik 54 mil barat daya Kalimantan Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.