Advertisement

Kembali Jadi Penyidik KPK, Novel Baswedan Tegas Tak Akan Berhenti Bersuara

Newswire
Jum'at, 27 Juli 2018 - 12:17 WIB
Nina Atmasari
Kembali Jadi Penyidik KPK, Novel Baswedan Tegas Tak Akan Berhenti Bersuara Novel Baswedan saat memberikan sambutannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2018). - Okezone/ Arie DS

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan disambut haru saat kembali aktif bekerja di kantornya. Ia telah 16 bulan tidak aktif karena menjalani pengobatan usai teror penyiraman air keras.

Hari ini, Jumat (27/7/2018) kembali bekerja di lembaga antirasuah. Dia kembali mengemban tugasnya sebagai Kasatgas Penyidikan setelah absen selama 16 bulan.

Advertisement

Novel sempat terharu melihat antusiasme para pegawai KPK yang turut menyambut hari pertamanya bekerja. Terutama, terhadap para pegiat antikorupsi yang tidak pernah padam menyemangati serta ingin menuntaskan kasusnya.

"Saya sampaikan bahwa saya tidak akan berhenti bersuara untuk semua diungkap. Saya tetap bersuara dengan risiko apapun," kata Novel saat memberikan sambutannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2018).

Menurut Novel, pelaku yang melakukan penyerangan terhadap dirinya hingga mengalami kerusakan mata yang cukup parah merupakan orang yang sering menyerang intitusi KPK. Hal itu sudah dikatakan Novel sejak awal disiram air keras.

"Ini bukan penyerangan pada diri saya saja, tapi siapa pelakunya? pelakunya adalah yang berhubungan dengan penyerangan terhadap KPK selama ini," ungkapnya.

Sekadar informasi, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Akibat peristiwa itu, kedua mata Novel mengalami kerusakan parah bahkan hampir buta. Novel pun harus menjalani operasi di Singapura.

Namun, hingga Novel kembali ke Indonesia, pihak kepolisian yang menangani kasus ini belum mampu menangkap pelaku ataupun otak di balik penyerangan. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : okezone.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Palur-Tugu, Sabtu 3 Januari 2026

Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Palur-Tugu, Sabtu 3 Januari 2026

Jogja
| Sabtu, 03 Januari 2026, 06:17 WIB

Advertisement

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Wisata
| Sabtu, 03 Januari 2026, 05:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement