Advertisement
CPNS 2018 Bakal Ada Kuota Khusus untuk Diaspora dan Atlet
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada yang berbeda dalam penetapan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Bakal ada beberapa formasi khusus yang disiapkan oleh pemerintah pada pembukaan CPNS 2018 ini.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformaai Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, salah satu yang baru pada pembukaan CPNS tahun ini adalah formasi khusus anak bangsa yang berkarier di luar negeri (diaspora).
Advertisement
Namun, dirinya masih terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mengetahui berapa banyak kebutuhan pegawai yang akan dibuka.
"Belum kita tetapkan [kuotanya] karena kita masih minta data dari Kementerian Luar Negeri," ujarnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/7/2018).
Meski begitu, Asman memperkirakan jika formasi yang ditetapkan untuk diaspora ini hanya sedikit saja. Sebab, dirinya memprediksi jika peminat dari formasi ini tidak terlalu banyak.
"Kita meminta data dari Kementerian Luar Negeri . Ada minat apa enggak. Kan gaji PNS dibandingkan luar negeri kan belum tentu juga mereka tertarik," ucapnya.
Asman menjelaskan, alasan mengapa pihaknya membuka formasi khusus untuk diaspora adalah agar ada perbaikan dalam strukturisasi. Selain itu diharapkan dengan adanya formasi khusus ini, tenaga diaspora bisa menularkan ilmunya kepada tenaga PNS di dalam negeri.
"Para diaspora ini diharapkan mendeskripsikan kompetensinya sehingga dapat mengakselerasi kinerja pemerintah," tegasnya.
Asman menambahkan, pada tahun ini pihaknya juga akan membuka formasi khusus para atlet. Namun atlet yang dimaksud adalah mereka yang benar-benar berprestasi dan bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di kancah dunia.
"Kalau mereka mau jadi ASN, kita prioritaskan jadi ASN. Itu bisa menjadi instruktur nasional, pelatih nasional, termasuk juga punya kompetensi bisa juga kita salurkan kompetensinya," kata Asman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 28 Februari 2026, Lokasi dan Jam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- German Open 2026: Tiwi/Fadia dan Gloria Tembus Perempat Final
- Stuttgart ke 16 Besar Liga Europa Meski Kalah
- Google Maps Siapkan Fitur AI Nano Banana
- Drama Playoff Liga Europa, 8 Tim Lolos
- Saldo Terancam? Ini 11 Tips Aman M-Banking dari OJK
- MotoGP Thailand 2026 Resmi Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya
- Nissan Versa 2026 Debut, Laris di Meksiko Meski Setop di AS
Advertisement
Advertisement








