CPNS 2018 Bakal Ada Kuota Khusus untuk Diaspora dan Atlet

Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
11 Juli 2018 22:37 WIB Newswire News Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JAKARTA - Ada yang berbeda dalam penetapan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Bakal ada beberapa formasi khusus yang disiapkan oleh pemerintah pada pembukaan CPNS 2018 ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformaai Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, salah satu yang baru pada pembukaan CPNS tahun ini adalah formasi khusus anak bangsa yang berkarier di luar negeri (diaspora).

Namun, dirinya masih terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mengetahui berapa banyak kebutuhan pegawai yang akan dibuka.

"Belum kita tetapkan [kuotanya] karena kita masih minta data dari Kementerian Luar Negeri," ujarnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Meski begitu, Asman memperkirakan jika formasi yang ditetapkan untuk diaspora ini hanya sedikit saja. Sebab, dirinya memprediksi jika peminat dari formasi ini tidak terlalu banyak.

"Kita meminta data dari Kementerian Luar Negeri . Ada minat apa enggak. Kan gaji PNS dibandingkan luar negeri kan belum tentu juga mereka tertarik," ucapnya.

Asman menjelaskan, alasan mengapa pihaknya membuka formasi khusus untuk diaspora adalah agar ada perbaikan dalam strukturisasi. Selain itu diharapkan dengan adanya formasi khusus ini, tenaga diaspora bisa menularkan ilmunya kepada tenaga PNS di dalam negeri.

"Para diaspora ini diharapkan mendeskripsikan kompetensinya sehingga dapat mengakselerasi kinerja pemerintah," tegasnya.

Asman menambahkan, pada tahun ini pihaknya juga akan membuka formasi khusus para atlet. Namun atlet yang dimaksud adalah mereka yang benar-benar berprestasi dan bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di kancah dunia.

"Kalau mereka mau jadi ASN, kita prioritaskan jadi ASN. Itu bisa menjadi instruktur nasional, pelatih nasional, termasuk juga punya kompetensi bisa juga kita salurkan kompetensinya," kata Asman.

Sumber : okezone.com

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia