Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, PEKANBARU-Komisi Pemilihan Umum Riau mengesahkan kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Edy Natar Nasution melalui rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Pekanbaru, Minggu (8/7/2018).
"Paslon Syamsuar-Edy Natar Nasution berhasil memperoleh suara tertinggi sebanyak 799.289 atau 38,20 persen dari total 2.092.526 suara sah pada Pilgub 2018," kata Ketua KPU Riau Nurhamin usai pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub 2018 di Pekanbaru.
Nurhamin menyebutkan proses pleno rekapitulasi perolehan suara berjalan dengan baik dan dihadiri oleh semua saksi paslon.
"Walaupun ada pernak-pernik catatan dari Bawaslu terkait masih tingginya jumlah surat suara yang salah coblos, C6 yang tidak tersampaikan dan sebagainya, saya kira itu bagian dari masukan untuk memperbaiki kinerja KPU ke depan," kata Nurhamin.
Namun, menurut dia yang terpenting dari proses tahapan Pilgub 2018 di Riau adalah munculnya era baru kedewasaan diri dalam berdemokrasi, di mana dibuktikan dari legowonya semua paslon yang ikut sebagai kontestan yakni nomor urut 2 Lukman Edi- Hardianto, nomor urut 3 Firdaus -Rusli Effendi dan nomor 4 Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno atas kemenangan rakyat tersebut.
"Semua paslon menandatangani dan setiap sesi dari pembacaan rekap kabupaten/kota diterima tanpa protes, ini kami anggap keberhasilan bersama dari semua pihak," tuturnya.
Sehingga apa yang dimotokan sejak awal oleh KPU sambung dia yakni "berpantun" (bersih, partisipasipatif, adil dan santun) bisa terwujud baik.
"Kami berharap ini sebuah model demokrasi lokal yang kita ciptakan bersama," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut Nurhamin juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat proses Pilgub sedari awal hingga kini, khususnya Kepolisian, Forkompinda, Pemprov, dan sebagainya.
Data KPU mencatat perolehan suara urutan kedua terbanyak diraih Paslon no 4 atau petahana gubernur, Arsyadjuliandi-Suyatno dengan 507.187 atau 24,24%. Kemudian disusul no 3, Firdaus-Rusli Effendi dengan perolehan 416.248 atau 19,89% dan paling buncit nomor urut 2, Lukman Edy-Hardianto 369.802 atau 17,67%.
Sementara itu salah satu saksi Paslon no 3 Himawan kepada antara mengakui diberi mandat menerima hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub 2018. Serta mengatakan setuju dengan keputusan KPU Riau.
"Prinsipnya kita menerima dengan legowo hasil pleno KPU dan kita sepakat tidak akan menggugat ke MK," ujar Himawan.
Pantauan antara di lapangan proses pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub oleh KPU berlangsung damai, aman dan tertib tanpa ada protes berarti.
Semua saksi paslon menyetujui dan membubuhkan tandatangan di berita acara serahterima yang dilakukan KPU. Begitu juga tamu undangan yang hadir sesuai dengan yang disampaikan.
Sementara, pengamanan lokasi terpantau pintu masuk ruangan rapat pleno dipasangi alat metal detektor pendeteksi benda mengandung bahan logam, sehingga semua tamu disita pemantik api dan benda tajam seperti gunting dan pisau.
Situasi rapat pleno dari awal hingga akhir kondusif dan damai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
WJNC kembali digelar pada Oktober 2026. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung sekaligus mendorong lama tinggal wisatawan.
JABFEST 2026 digelar 30 September-12 Oktober di The Ratan dengan menghadirkan Alissa Wahid, Martin Suryajaya hingga Saut Situmorang.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.