PILKADA SERENTAK: Sah, Paslon Syamsuar-Edy Nasution Menangi Pilkada Riau

Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). - Bisnis/Rachman
08 Juli 2018 16:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PEKANBARU-Komisi Pemilihan Umum Riau mengesahkan kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Edy Natar Nasution melalui rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Pekanbaru, Minggu (8/7/2018).

"Paslon Syamsuar-Edy Natar Nasution berhasil memperoleh suara tertinggi sebanyak 799.289 atau 38,20 persen dari total 2.092.526 suara sah pada Pilgub 2018," kata Ketua KPU Riau Nurhamin usai pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub 2018 di Pekanbaru.

Nurhamin menyebutkan proses pleno rekapitulasi perolehan suara berjalan dengan baik dan dihadiri oleh semua saksi paslon.

"Walaupun ada pernak-pernik catatan dari Bawaslu terkait masih tingginya jumlah surat suara yang salah coblos, C6 yang tidak tersampaikan dan sebagainya, saya kira itu bagian dari masukan untuk memperbaiki kinerja KPU ke depan," kata Nurhamin.

Namun, menurut dia yang terpenting dari proses tahapan Pilgub 2018 di Riau adalah munculnya era baru kedewasaan diri dalam berdemokrasi, di mana dibuktikan dari legowonya semua paslon yang ikut sebagai kontestan yakni nomor urut 2 Lukman Edi- Hardianto, nomor urut 3 Firdaus -Rusli Effendi dan nomor 4 Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno atas kemenangan rakyat tersebut.

"Semua paslon menandatangani dan setiap sesi dari pembacaan rekap kabupaten/kota diterima tanpa protes, ini kami anggap keberhasilan bersama dari semua pihak," tuturnya.

Sehingga apa yang dimotokan sejak awal oleh KPU sambung dia yakni "berpantun" (bersih, partisipasipatif, adil dan santun) bisa terwujud baik.

"Kami berharap ini sebuah model demokrasi lokal yang kita ciptakan bersama," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Nurhamin juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat proses Pilgub sedari awal hingga kini, khususnya Kepolisian, Forkompinda, Pemprov, dan sebagainya.

Data KPU mencatat perolehan suara urutan kedua terbanyak diraih Paslon no 4 atau petahana gubernur, Arsyadjuliandi-Suyatno dengan 507.187 atau 24,24%. Kemudian disusul no 3, Firdaus-Rusli Effendi dengan perolehan 416.248 atau 19,89% dan paling buncit nomor urut 2, Lukman Edy-Hardianto 369.802 atau 17,67%.

Sementara itu salah satu saksi Paslon no 3 Himawan kepada antara mengakui diberi mandat menerima hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub 2018. Serta mengatakan setuju dengan keputusan KPU Riau.

"Prinsipnya kita menerima dengan legowo hasil pleno KPU dan kita sepakat tidak akan menggugat ke MK," ujar Himawan.

Pantauan antara di lapangan proses pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub oleh KPU berlangsung damai, aman dan tertib tanpa ada protes berarti.

Semua saksi paslon menyetujui dan membubuhkan tandatangan di berita acara serahterima yang dilakukan KPU. Begitu juga tamu undangan yang hadir sesuai dengan yang disampaikan.

Sementara, pengamanan lokasi terpantau pintu masuk ruangan rapat pleno dipasangi alat metal detektor pendeteksi benda mengandung bahan logam, sehingga semua tamu disita pemantik api dan benda tajam seperti gunting dan pisau.

Situasi rapat pleno dari awal hingga akhir kondusif dan damai.

Sumber : Antara