Lansia Tewas Mengenaskan Akibat Amukan Kawanan Gajah Liar

Gajah Sumatra. - Reuters/Beawiharta
03 Juli 2018 15:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, LAMPUNG-Seorang perempuan mbah Surip (70) dilaporkan tewas mengenaskan akibat amukan kawanan gajah liar yang berada di sekitar permukiman Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara, Kecamatan Bandar Negeri Semoung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Selasa (3/7/2018) dini hari.

Menurut informasi petugas dan warga dari lokasi kejadian, pada Selasa, sekitar pukul 03.30 WIB di Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara, Kecamatan Bandar Negeri Semoung, Kabupaten Tanggamus telah terjadi perusakan rumah milik mbah Surip yang dilakukan segerombolan gajah liar. Gajah liar itu mengamuk dan merusak rumahnya, termasuk mencelakainya hingga tewas.

Kronologis kejadian, sekitar pukul 03.00 WIB, ada segerombolan gajah sedang mencari makan di seputaran Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara Kecamatan Bandar Negeri Semoung.

Melihat kedatangan segerombolan gajah liar tersebut, masyarakat di sekitar Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Kota Agung Utara pun keluar dari rumah masing-masing untuk berjaga-jaga dan bersiaga.

Sekitar pukul 03.30 WIB, segerombolan gajah tersebut berada di seputaran pekarangan rumah milik mbah Surip. Segerombolan gajah tersebut memakan dan merusak tanaman milik mbah Surip.

Melihat hal tersebut, mbah Surip bermaksud ikut mengusir segerombolan gajah tersebut, tetapi gajah-gajah liar tersebut malah mengamuk dan akhirnya membunuh serta merusak rumah miliknya.

Kejadian tersebut oleh warga sekitar Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara, Kecamatan Bandar Negeri Semoung dilaporkan ke anggota Koramil 424-02/Wonosobo.

Menurut informasi di lapangan, amukan gajah liar itu telah menewaskan mbah Surip yang dikenal sebagai petani kebun setempat, dengan kondisi tubuh mengenaskan. Selain itu, pekarangan kebun pisang dan satu rumah korban rusak parah.

Warga telah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwenang, dan sejumlah petugas terkait termasuk satgas penanganan konflik satwa liar di Lampung mendatangi lokasi kejadian, termasuk berkoordinasi dengan instansi lain, seperti kepolisian dan Balai besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Kondisi di lokasi dilaporkan bahwa kawanan gajah liar itu masih berada di sekitaran 300 meter dari tempat kejadian. Sementara, korban tewas Mbah Surip telah dimakamkan.

Sumber : Antara