Advertisement
3 Pejabat Tinggi Militer Korut Digeser Jelang Pertemuan Korut dan AS
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menurut seorang pejabat AS, terkait rencana pertemuan tingkat tinggi Pemimpin Korut Kim Jon-un dengan Presiden AS Donald Trump, tiga pejabat tinggi militer Korea Utara dipindahtugaskan dari jabatannya.
Pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu menyatakan langkah reposisi jabatan itu dilakukan untuk meredam perbedaan pendapat di antara pejabat Korut sebagaimana dikutip Reuters, Senin (4/6/2018).
Advertisement
Para pejabat AS percaya bahwa ada perbedaan pendapat di kalangan petinggi militer Korut terkait pendekatan Kim terhadap Korea Selatan dan AS. Kim sepertinya ingin memastikan kesepakatan dengan AS segera ditandatangani dan tidak ada yang menentangnya.
Sejak berkuasa Kim sering melakukan perombakan jabatan untuk mengonsolidasikan kekuasaannya. Dalam usia 27 tahun saat naik ke tampuk kekuasaan Kim berhadapan dengan para pejabat senior.
Mintaro Oba, seorang mantan diplomat AS yang menguasai soal kebijakan Korut, mengatakan bahwa Kim akan menggunakan KTT dengan Trump “sebagai alasan untuk menggeser kelompok garis keras di dalam pemerintahannya”.
Dengan adanya KTT itu maka Kim akan mendapatkan pejabat yang sejalan dengan garis kebijakannya sekaligus menggeser mereka yang tidak sejalan, ujar Oba.
Kim telah mengeksekusi pamannya sendiri Jang Song-thaek pada 2013. Saudara sepupu Kim, Kim Jong-nam, dibunuh tahun lalu dalam satu operasi intelijen yang diperintah langsung oleh Pyongyang.
Akan tetapi pejabat AS itu tidak menyebutkan nama pejabat tinggi militer itu. Kantor berita Yonhap menyebut ketiga mereka yang digeser itu adalah Kepala Pertahanan Korut Pak Yong-sik; Panglima Tentara Rakyat Korea (KPA), Ri Myong-su serta Kim Jong-gak yang merupakan kepala biro politik KPA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil
- Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
- Podcast DPRD DIY Bahas Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Obesitas Anak Terus Meningkat Secara Global, Ini Penjelasannya
- HUT ke-271 DIY, Ketua Komisi A DPRD DIY Dorong Pengentasan Kemiskinan
Advertisement
Advertisement







