Kiandra Ramadhipa Start Kelima di Moto3 Junior Aragon
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, MAGELANG- Visual puncak Gunung merapi dalam dua hari terakhir tidak bisa teramati karena tertutup kabut. Petugas pengamat di sejumlah pos tetap waspada dengan mengandalkan pemantauan melalui berbagai perangkat.
"Tidak nampak secara visual karena tertutup kabut, sejak kemarin [Jumat,25/5/2018] siang sampai pagi ini [sekitar pukul 10.30 WIB]," kata petugas pengamat Gunung Merapi di Pos Ngepos Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Heru Suparwoko di Magelang, Sabtu (26/5/2018).
Ia menyebut berdasarkan pengamatan melalui perangkat di pos setempat yang berjarak sekitar 11 kilometer barat daya puncak Gunung Merapi, aktivitas kegempaan minim dan tidak terjadi letusan sebagaimana beberapa hari terakhir.
Status aktivitas Gunung Merapi hingga saat ini "waspada" sejak dinaikkan dari "normal" oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta pada Senin (21/5/2018) menjelang tengah malam, setelah terjadi beberapa kali letusan freatik sejak Jumat (11/5/2018).
"Rekomendasinya masih sama, \'waspada\'. Kita selalu waspada suatu saat kemungkinan yang terjadi terulang lagi," katanya.
Masyarakat sekitar Pos Ngepos Srumbung pada Sabtu pagi juga beraktivitas secara normal meskipun tetap diminta waspada terhadap kemungkinan perkembangan aktivitas Gunung Merapi
Petugas pengamat Gunung Merapi di Pos Jrakah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Yulianto juga mengatakan, sejak Jumat (25/5/2018) puncak Gunung Merapi tertutup kabut cukup tebal sehingga tidak bisa dipantau secara visual.
"Sejak kemarin [25/5/2018] tertutup kabut tebal. Kami tetap waspada," katanya.
Akan tetapi, ujar dia, pada Sabtu sekitar pukul 05.00-08.00 WIB kawasan puncak Gunung Merapi terlihat secara visual namun asap sulvatara tidak teramati.
Ia menyebut hasil pengamatan secara seismik sebagai "landai"
Hampir setiap hari, ujarnya, sejumlah warga mendatangi Pos Jrakah untuk menanyakan secara langsung kepada petugas tentang perkembangan aktivitas Gunung Merapi.
"Setiap hari ada warga datang, ada juga dari komunitas atau tim relawan, tim siaga desa. Mereka menanyakan aktivitas Merapi terkini dan berkoordinasi," ujarnya.
Petugas pengamat Gunung Merapi di Pos Babadan Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Triyono juga mengatakan bahwa kawasan puncak gunung berapi yang pada 2010 mengalami letusan eksplosif itu, sejak Jumat (25/5/2018) hingga Sabtu pagi tertutup kabut tebal.
Ia mengaku bersama petugas lain tetap meningkatkan kewaspadaan terkait dengan perkembangan aktivitas Gunung Merapi akhir-akhir ini.
"Sama, dari Pos Babadan ini puncak Merapi juga tertutup kabut," katanya.
Di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang sejak Jumat (25/5/2018) malam hingga Sabtu pagi, tidak tampak secara visual Gunung Merapi karena kawasan setempat tertutup kabut tebal.
Pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB turun hujan gerimis selama beberapa saat di kawasan itu, sedangkan aktivitas masyarakat setempat normal meskipun tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten