New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Tri Rismaharini/Bisnis Indonesia-Wahyu Darmawan
Harianjogja.com, SURABAYA- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bikin heboh netizen lantaran bersujud kepada takmir masjid.
Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali menjadi buah bibir warganet di media-media sosial, dalam waktu sepekan terakhir sejak wilayahnya diterpa gelombang bom bunuh diri teroris.
Termutakhir, Risma—sapaan bekennya—menjadi bahan pembicaraan lantaran nekat bersujud di kaki takmir masjid, saat acara pengarahan kepada takmir masjid se-Surabaya, di Gedung Wanita Kalibokor, Rabu (16/5/2018).
Dalam acara tersebut, Risma mengajak seluruh pengurus takmir masjid se-Kota Pahlawan untuk ikut bergandengan tangan membentuk karakter anak-anak muda serta membentengi mereka dari pengaruh buruk masuknya paham radikal.
"Saya mohon kepada bapak-bapak semuanya, kalau ada yang berbeda tolong dilaporkan kepada kami atau pihak kepolisian, agar bisa segera kami tindaklanjuti," kata Risma seperti diberitakan Antara.
Namun, dalam sesi tanya jawab, mendadak seorang anggota takmir Masjid Masyitoh Mulyorejo bernama Muhammad Tohir mengajukan keluhan.
“Kenapa undangan ini berbunyi pembinaan takmir? Salah kami sebagai takmir apa?” tuturnya.
Ia menuturkan, Pemkot seharusnya menyebar undangan yang berjudul ”Silaturahmi dengan takmir masjid se-Surabaya” bukan pembinaan.
Mendengar keluhan tersebut, Risma tanpa berkata-kata langsung berjalan cepat dari podium menghampiri Tohir.
Ia lantas bersujud di hadapan Tohir dan takmir lainnya. Suasana pertemuan itu sontak hening. Semua takmir terdiam.
Sementara ajudan dan staf Risma, serta banyak takmir lantas meminta sang wali kota itu bangkit.
Sementara Tohir, tampak menyesal mengeluhkan hal tersebut. Ketika Risma bersujud, Tohir menangis.
“Jangan begitu bu, jangan begitu. Saya tak bermaksud seperti itu,” tutur Tohir sembari menangis.
Risma sendiri mengatakan undangan tersebut dibuat tergesa-gesa, demi konsolidasi warga setelah Surabaya diguncang bom bunuh diri.
"Ya, saya memohon maaf. Karena undangannya mendadak,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.