Advertisement
Trump sedang Mengatur Pertemuan Hebat dengan Kim Jong Un, Apa yang Akan Dibahas?
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mengatur pertemuan dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Trump pada Kamis (12/4/2018) memuji Tiongkok atas bantuannya menyangkut Korea Utara dan mengatakan pertemuannya dengan pemimpin Korut Kim Jong Un sedang diatur.
Advertisement
"Mereka telah sangat membantu kita pada perbatasan dengan Korea Utara. Mereka sudah secara luar biasa telah membantu kita mendapatkan penyelesaian," kata Trump soal Tiongkok.
"Pertemuan saat ini sedang diatur antara saya dan Kim Jong Un. Menurut saya [pertemuan] ini akan hebat. Menurut saya kami akan [bertemu] dengan penuh rasa hormat dan kita lihat apa yang akan terjadi,” katanya.
BACA JUGA
Trump juga mengatakan bahwa "perundingan" perdagangan antara Washington dan Beijing berlangsung dengan baik.
Pernyataan Trump itu berbeda dengan apa yang disebutkan dalam pernyataan-pernyataan resmi Tiongkok soal sengketa tersebut, yang telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kalangan pasar uang soal perang dagang besar-besaran.
"Kami berhubungan sangat baik, menurut saya kami akan melakukan hal-hal hebat," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa menghapuskan senjata nuklir adalah langkah "yang sangat baik untuk mereka, baik untuk semua”.
Trump pada Senin mengatakan ia berencana melakukan pertemuan dengan Kim pada Mei atau awal Juni dan berharap pembicaraan di antara mereka pada akhirnya akan mengarah pada penghentian program senjata nuklir Korea Utara. Washington menganggap program itu sebagai ancaman keamanan paling berbahaya dari Korut.
Dalam sebuah sidang kongres, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pertemuan itu ditujukan untuk merundingkan penyelesaian atas krisis Korea Utara.
"Kita semua dengan berhati-hati merasa optimistis bahwa kita kemungkinan berada di jalur yang tepat dalam mengupayakan denuklirisasi semenanjung Korea," kata Mattis dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata parlemen AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Advertisement
Progres Program Prabowo di Gunungkidul, Sekolah Rakyat Terkendala
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Bulog Siapkan Pembayaran Digital Gabah Petani Rp6.500 per Kilogram
- Dinkes Kulonprogo: Belum Ada Temuan Kasus Super Flu
- Mendagri Beri Tenggat 3 Hari Data Rumah Rusak Pascabencana
- Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland
- Pria Tabrakkan Diri ke Feeder Trans Semarang, Ini Kronologinya
- Prabowo Matangkan Transformasi Industri Tekstil dan Otomotif
- Ledakan Pipa Gas TGI Rusak Lima Rumah Warga
Advertisement
Advertisement



