PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.
Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkap kendala pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo. Sampai saat ini rencana pembangunan masih tersendat akibat persoalan lahan.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah Presiden Prabowo yang pembangunannya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum setelah melalui usulan dari Kementerian Sosial dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Kita tahu lahannya disediakan oleh pemerintah daerah ya, kemudian dilakukan asesmen oleh Kementerian PU agar memenuhi semua syarat-syarat yang telah ditetapkan,” ujar Saifullah Yusuf, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan harus dipenuhi sebelum pembangunan dimulai, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) serta status lahan yang wajib dinyatakan bersih dan jelas.
Setelah seluruh kriteria terpenuhi, barulah proyek pembangunan dapat dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyebut beberapa titik lokasi sebenarnya telah melalui kajian dan dinyatakan layak untuk pembangunan. Namun, ia mengakui di sejumlah wilayah, termasuk Temanggung dan Wonosobo, masih terdapat hambatan.
Di Temanggung, misalnya meski lahan telah memenuhi persyaratan administratif, namun proses pembangunan tertahan karena belum tercapai kesepakatan antara masyarakat setempat dengan pemerintah kabupaten. Sehingga pembangunan belum bisa dilakukan.
“Khusus di Temanggung, tanahnya masih ada sedikit masalah dengan masyarakat setempat ya, dengan masyarakat setempat yang belum bisa ada titik temu dengan Bapak Bupati sehingga pembangunannya terhambat sampai sekarang,” katanya.
Sementara itu, di Wonosobo, pembangunan Sekolah Rakyat sudah mulai berjalan di sebagian lokasi, meskipun masih terdapat titik lain yang menghadapi kendala serupa.
Menurutnya, persoalan tersebut diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu dekat melalui proses komunikasi yang intensif di level daerah.
Kementerian Sosial kini menunggu langkah pemerintah daerah, khususnya bupati, untuk menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah dengan warga yang terdampak.
“Tentu ini kami akan menunggu Pak Bupati, bagaimana bisa musyawarah dengan baik dengan warga yang kebetulan berada di lahan yang telah dinyatakan clear and clean tersebut,” ujarnya, menegaskan pentingnya dialog sebagai kunci kelancaran proyek Sekolah Rakyat di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.