Advertisement
Era AI, Lulusan Diminta Jaga Integritas di Industri Pariwisata Global
Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya cakap secara digital. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga tetap membumi dengan etika dan integritas.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) V DIY Profesor Setyabudi Indartono mengatakan dunia pariwisata saat ini sedang mengalami transformasi radikal. Masuknya AI dan digitalisasi ke sektor pariwisata mengharuskan layanan menjadi lebih personal dan efisien tanpa mengesampingkan prinsip keberlanjutan.
Advertisement
Ia menekankan bahwa tantangan lulusan kini telah bergeser ke panggung global yang dinamis. Teknologi tidak boleh dianggap sebagai momok, melainkan alat untuk memberikan nilai tambah. Pemimpin pariwisata masa depan adalah mereka yang mampu menyelaraskan kecanggihan mesin dengan ketulusan keramahan manusia (hospitality).
"Lulusan perguruan tinggi saat ini berdiri di ambang pintu dunia yang sedang bertransformasi secara radikal," ujarnya dalam wisuda Stipram, Kamis (16/4/2026).
BACA JUGA
Selain penguasaan teknologi, pentingnya menjaga kearifan lokal. Alumni diharapkan memiliki ketahanan mental (resilience), empati, serta kemampuan komunikasi lintas budaya untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).
"Di dunia profesional, kepintaran mungkin akan membawa saudara ke puncak, namun hanya integritas dan kejujuran yang akan menjaga saudara tetap berada di sana. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya dalam setiap tindakan," katanya.
Ketua Stipram, Suhendroyono, melaporkan bahwa pada periode ini institusi meluluskan 99 orang. Rinciannya terdiri dari 2 lulusan Program Doktor Pariwisata, 21 lulusan Magister Pariwisata, dan 76 lulusan Sarjana Pariwisata.
Menariknya, sebanyak 16 lulusan telah mengantongi sertifikasi internasional Certified Guest Service Professional (CGSP) dari American Hotel and Lodging Institute (AHLEI), Amerika Serikat. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi lulusan telah memenuhi standar global.
Suhendroyono menjelaskan bahwa tema wisuda kali ini, yakni Innovation, Sustainability, and Trust, merupakan representasi dari nilai inti yang ditanamkan. "Melalui semangat inovasi, keberlanjutan, dan kepercayaan, diharapkan para lulusan mampu menjadi insan akademik dan profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas," jelasnya.
Ia memastikan semua lulusan telah memiliki pengalaman ke luar negeri melalui program magang. Pasalnya magang di luar negeri menjadi syarat wajib bagi seluruh mahasiswanya. Kebijakan itu memberikan dampak positif bagi mahasiswa karena memiliki bekal industri di luar negeri.
"Selain mahasiswa juga dosen wajib harus ke luar negeri. Ketika mahasiswa pemikirannya standar global maka dosennya juga harus demikian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Dari Sampah Dapur Jadi Pakan, Aksi Ibu-ibu di Jogja Curi Perhatian
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement







