Advertisement
Pulang dari Eropa dan Rusia Prabowo Bawa Kesepakatan Energi
Presiden Prabowo Subianto. Antara - Galih Pradipta
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia dengan membawa sejumlah kesepakatan strategis seusai kunjungan singkat ke Rusia dan Prancis. Kerja sama yang dibawa pulang disebut menyentuh sektor penting seperti energi hingga investasi jangka panjang.
Sebagaimana diketahui pesawat kepresidenan yang mengangkut Prabowo mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma di Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB pada Rabu siang. Setibanya di bawah tangga pesawat, ia disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat tinggi negara dan jajaran TNI-Polri.
Advertisement
Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuturkan, kunjungan kenegaraan tersebut menghasilkan capaian konkret yang dinilai penting bagi Indonesia. Terutama berkaitan dengan sejumlah kesepakatan strategis antarkedua negara.
BACA JUGA
"Tiba di tanah air, Presiden Prabowo membawa pulang oleh-oleh berbagai kesepakatan strategis," ujar Teddy sebagaimana dilansir Antara, Rabu.
Dalam agenda di Moskow, Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu menegaskan penguatan kerja sama di sektor energi nasional untuk jangka panjang, termasuk terkait cadangan minyak mentah dan LPG.
Untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan tersebut, Prabowo menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar berkoordinasi lebih lanjut dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Moskow.
Dalam lawatannya di Paris, Prabowo bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang. Pertemuan itu diharapkan memberikan dampak positif bagi kedua negara.
Menurut Teddy, kunjungan singkat ke dua negara tersebut memiliki arti strategis mengingat Rusia dan Prancis merupakan negara besar dengan sumber daya melimpah serta berperan penting di tingkat global.
"Kunjungan singkat dua hari ke dua negara super power, pemegang hak veto PBB dan penghasil sumber daya terbesar di dunia dengan hasil besar dan konkret untuk Indonesia Raya," ujar Teddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Dari Sampah Dapur Jadi Pakan, Aksi Ibu-ibu di Jogja Curi Perhatian
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement







