Kebakaran Hutan Gunung Lawu, 244 Personel Gabungan Dikerahkan
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. - Freepik
Harianjogja.com, TEHERAN—Upaya membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz masih menghadapi kendala serius. Iran dilaporkan belum mampu sepenuhnya membersihkan ranjau laut yang dipasang sebelumnya, sehingga arus kapal tetap terbatas.
Laporan The New York Times yang terbit Jumat (10/4/2026) menyebutkan, kondisi ini membatasi kemampuan Teheran untuk membuka jalur pelayaran secara normal, meski ada tekanan dari Amerika Serikat agar rute segera dipulihkan.
Ranjau laut tersebut dipasang bulan lalu menggunakan kapal kecil setelah pecah konflik yang melibatkan AS dan Israel. Dampaknya, lalu lintas kapal tanker turun drastis dan memicu lonjakan harga energi global.
Meski Iran masih membuka koridor sempit bagi kapal yang bersedia membayar tol, pejabat AS menilai jalur aman tetap sangat terbatas. Hal ini diperparah oleh kemungkinan ranjau yang hanyut atau tidak tercatat saat pemasangan.
Proses pembersihan ranjau disebut jauh lebih kompleks dibanding pemasangan. Baik Iran maupun AS dilaporkan belum memiliki kemampuan cepat dan memadai untuk menyingkirkan seluruh ranjau di kawasan tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan selat itu akan tetap dibuka dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis. Pernyataan ini ditafsirkan sebagai indikasi kesulitan dalam proses deteksi dan pembersihan ranjau.
Persoalan tersebut kini menjadi salah satu agenda penting dalam pembicaraan antara Iran dan delegasi AS yang berlangsung di Pakistan. Delegasi Washington dipimpin oleh JD Vance, dengan fokus mendorong pembukaan jalur pelayaran secara penuh, cepat, dan aman.
Kondisi ini membuat stabilitas pasokan energi global masih berada dalam tekanan, seiring belum pulihnya sepenuhnya salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2 dari Peru di Copa das Nacoes 2026. Gol Yogi Saputra belum mampu menyelamatkan skuad Garuda.
SEMA UGM menyurati Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn untuk mendesak evaluasi kepatuhan Indonesia dalam penanganan karhutla dan kabut asap lintas negara.
PSG menang 3-1 atas Strasbourg setelah sempat tertinggal 0-1. Hasil ini membawa Les Parisiens ke puncak klasemen Liga Prancis.
Ayu Ting Ting berencana merilis album terbaru pada 2027. Ia juga berharap musik dangdut semakin diminati anak muda dan diterima di berbagai negara.
BPBD Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah rusak akibat gempa M4,1. Kerusakan tersebar di tiga desa, dengan satu warga mengalami luka ringan.