Advertisement

Iran Waspadai AS Perkuat Persenjataan selama Gencatan Senjata

Newswire
Sabtu, 11 April 2026 - 03:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Iran Waspadai AS Perkuat Persenjataan selama Gencatan Senjata Bendera Iran.

Advertisement

Harianjogja.com, TEHERAN — Pemerintah Iran menyatakan kekhawatiran bahwa Amerika Serikat (AS) dapat memanfaatkan periode gencatan senjata untuk memperkuat persenjataan militernya.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, Jumat.

Advertisement

“Kami tidak memerlukan gencatan senjata yang memungkinkan musuh untuk kembali mempersenjatai diri dan melakukan agresi lagi,” ujarnya seperti dikutip dari portal resmi pemerintah Iran.

Dukung Diplomasi, Tolak Ancaman Baru

Takht-Ravanchi menegaskan bahwa Teheran tetap mendukung jalur diplomasi dan dialog. Namun, pendekatan tersebut tidak boleh membuka peluang terjadinya serangan baru terhadap wilayah Iran.

Ia juga menyebut rencana 10 poin yang diajukan Iran akan menjadi dasar dalam pembicaraan perdamaian dengan pihak terkait.

Menurutnya, langkah militer Iran selama konflik telah memaksa AS dan Israel untuk meninjau ulang “visi strategis” mereka terhadap Teheran.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.

Dalam kesepakatan itu, Iran juga disebut akan membuka kembali Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian menyampaikan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di Islamabad, Pakistan.

Serangan Israel Picu Ketegangan

Di tengah kesepakatan tersebut, serangan militer Israel ke wilayah Lebanon selatan, termasuk di kota Tyre, kembali memicu ketegangan.

Trump menyatakan penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena faktor kelompok Hizbullah.

Namun, Iran menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai dengan AS.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa kelanjutan negosiasi untuk mengakhiri konflik sangat bergantung pada komitmen semua pihak terhadap kewajiban gencatan senjata di seluruh lini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bupati Harda Ajak Warga Candibinangun Perkuat Kolaborasi

Bupati Harda Ajak Warga Candibinangun Perkuat Kolaborasi

Sleman
| Sabtu, 11 April 2026, 02:37 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement