Advertisement
Ratusan Gempa Guncang Sulawesi Utara, Banyak yang Tak Terasa
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. / istock
Advertisement
Harianjogja.com, MANADO—Aktivitas gempa bumi di wilayah Sulawesi Utara sepanjang Februari 2026 terpantau tinggi dengan ratusan kejadian, namun sebagian besar tidak dirasakan masyarakat. Data terbaru menunjukkan gempa dengan kekuatan menengah mendominasi dalam periode tersebut.
Berdasarkan catatan Stasiun Geofisika Manado, total terjadi 428 gempa tektonik selama 1–28 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, gempa dengan magnitudo 3 hingga 5 menjadi yang paling dominan dengan persentase mencapai 56,8 persen.
Advertisement
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menjelaskan sebagian besar gempa terjadi pada kedalaman dangkal.
Sebanyak 64,5 persen gempa tercatat memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer, yang berpotensi lebih terasa jika terjadi di dekat permukiman.
BACA JUGA
Sebaran gempa meliputi sejumlah wilayah, mulai dari di Teluk Tomini, daratan di Gorontalo, Laut Maluku bagian utara, Kepulauan Talaud, hingga ke Laut Filipina bagian selatan.
Meski jumlahnya ratusan, hanya tiga gempa yang dilaporkan dirasakan masyarakat. Salah satunya terjadi di Labuha di Halmahera Selatan dengan intensitas III MMI dan magnitudo 2,9.
Gempa lain dirasakan di Kabupaten Pohuwato di Provinsi Sulawesi Tengah dengan intensitas II MMI dan magnitudo 4,8.
Sementara itu, gempa dengan dampak terasa lebih luas terjadi di sejumlah wilayah seperti di Buol dengan intensitas III–IV MMI, serta di Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Pohuwato dengan intensitas II–III MMI.
Getaran juga dirasakan hingga di Kota Manado dengan intensitas II MMI pada gempa bermagnitudo 5,7.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan maupun kejadian serupa.
Warga diminta memastikan kondisi bangunan tetap aman dan tahan gempa, memahami jalur evakuasi, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
- Latihan Pagi Ternyata Lebih Efektif Turunkan Berat Badan
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
- ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Duet Jop dan Franco Terbentuk, PSIM Jogja Masih Bocor di Lini Belakang
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
Advertisement
Advertisement






