Advertisement
Volume Kendaraan di Tol Jogja-Solo Melonjak hingga 54%
Gerbang Tol Purwomartani, Tol Jogja/Solo, di Sleman, DIY. / ist
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Arus mudik melalui ruas Tol Jogja-Solo segmen Kartasura–Prambanan melonjak tajam hingga 54,56% dibanding kondisi normal, hingga H-2 Lebaran.
Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan, total 181.945 kendaraan melintas di ruas tersebut sepanjang periode H-10 hingga H-2 Lebaran (11–19 Maret 2026), jauh di atas volume normal yang hanya 117.716 kendaraan. Lonjakan arus lalu lintas tersebut menegaskan tingginya minat masyarakat menuju DIY sebagai salah satu destinasi utama mudik sekaligus wisata Lebaran.
Advertisement
Kepadatan juga terlihat pada arus kendaraan menuju Jogja melalui Gerbang Tol Prambanan. Tercatat sebanyak 88.220 kendaraan mengarah ke kota tersebut, meningkat 47,52% dibanding lalu lintas normal sebesar 59.802 kendaraan.
Secara keseluruhan, Jasa Marga mencatat total 507.878 kendaraan melintas di empat ruas Tol Regional Nusantara dalam periode yang sama. Selain Jogja-Solo, peningkatan lalu lintas juga terjadi di sejumlah ruas tol lainnya.
BACA JUGA
Di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, volume kendaraan mencapai 152.979 unit atau naik 13,07% dibanding kondisi normal. Aktivitas di Gerbang Tol Kualanamu turut meningkat, dengan 49.454 kendaraan masuk dari arah Bandara Internasional Kualanamu atau naik 16,95% dan 52.824 kendaraan menuju bandara naik 16,69%.
Sementara itu, Tol Balikpapan–Samarinda mencatat 107.537 kendaraan atau meningkat 15,70% dari kondisi normal. Adapun Tol Manado–Bitung dilalui 65.417 kendaraan, tumbuh 10,71% dibanding lalu lintas normal.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia mengingatkan agar pengguna jalan tidak berhenti di bahu jalan saat rest area penuh dan melanjutkan perjalanan ke tempat istirahat berikutnya.
Selain itu, pemudik diminta memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi, kecukupan bahan bakar, serta saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan juga diimbau mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Untuk membantu perjalanan, Jasa Marga mendorong pemudik memanfaatkan aplikasi Travoy guna memantau kondisi lalu lintas dan kepadatan rest area secara real-time. Dengan tingginya lonjakan trafik, arus mudik diperkirakan masih akan terus meningkat hingga puncak Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







