Advertisement

Menhub Imbau Maskapai Waspada Dampak Konflik Iran-Israel

Newswire
Minggu, 01 Maret 2026 - 22:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Menhub Imbau Maskapai Waspada Dampak Konflik Iran-Israel Foto ilustrasi maskapai penerbangan. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi mengimbau seluruh maskapai penerbangan internasional yang memiliki rute tujuan maupun lintasan wilayah Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat (AS).

Menhub menyampaikan bahwa konflik tersebut telah berdampak pada operasional sejumlah penerbangan internasional. Beberapa rute dilaporkan mengalami pembatalan, sementara sebagian penerbangan lain masih beroperasi dengan penyesuaian tertentu.

Advertisement

“Untuk itu, kami mengimbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi,” ujar Dudy di Jakarta, Minggu.

Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan

Sejumlah maskapai asing diketahui telah membatalkan atau menghentikan sementara operasional penerbangan dari dan menuju kawasan Timur Tengah. Maskapai yang terdampak antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, IndiGo Airlines, SriLankan Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines, serta Scoot.

Sementara itu, Saudia Airlines masih memantau situasi di sejumlah kota tujuan Timur Tengah. Oman Air dilaporkan tetap beroperasi normal, sedangkan Ethiopian Airlines masih melayani penerbangan dengan pengecualian rute ke Amman, Yordania, dan Tel Aviv, Israel.

Maskapai Nasional Belum Terdampak

Menhub menjelaskan, hingga saat ini dua maskapai nasional yang melintasi wilayah udara Timur Tengah, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air, belum terdampak langsung konflik tersebut.

Penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah masih beroperasi normal. Namun, rute Garuda Indonesia menuju Amsterdam mengalami pengalihan jalur penerbangan dengan melintasi Kairo, Mesir.

“Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Dudy.

Koordinasi dan Perlindungan Penumpang

Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, pengelola bandara, serta otoritas penerbangan asing untuk memperbarui informasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Menhub juga menyebut sejumlah negara telah menutup ruang udaranya, baik untuk penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

“Kami telah meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umrah,” katanya.

Selain itu, Dudy meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan penanganan sesuai prosedur bagi penumpang yang terdampak, termasuk pengaturan akomodasi, penjadwalan ulang penerbangan, serta pengurusan dokumen perjalanan di area imigrasi.

Ia memastikan seluruh operasional penerbangan internasional di bandara-bandara Indonesia tetap berjalan aman, lancar, dan optimal baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo, Senin 2 Maret 2026

Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo, Senin 2 Maret 2026

Jogja
| Senin, 02 Maret 2026, 01:17 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement