Advertisement
Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bripda MS di Tual
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan perintah pengusutan tuntas kasus Bripda MS, anggota Brimob yang diduga menganiaya anak di bawah umur hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku. Penanganan kasus Bripda MS ini disebut harus berjalan transparan, dengan sanksi setimpal bagi pelaku demi menghadirkan keadilan bagi keluarga korban.
Perintah tersebut disampaikan langsung oleh Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin. “Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban,” kata Kapolri.
Advertisement
Selain memastikan proses hukum berjalan tegas, Kapolri juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta masyarakat atas peristiwa tersebut. Ia mengaku geram karena insiden itu mencoreng marwah Korps Brimob yang seharusnya bertugas melindungi warga.
“Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai muruah institusi Brimob yang seharusnya melindungi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Polda Maluku dijadwalkan menggelar sidang etik terhadap Bripda MS pada Senin pukul 14.00 WIT. Kapolda Maluku Dadang Hartanto menyampaikan keluarga korban direncanakan tiba dari Tual sekitar pukul 12.00 WIT sebelum menghadiri sidang etik di Mapolda.
Sebelum mengikuti persidangan, keluarga akan lebih dahulu mengunjungi rumah sakit untuk memeriksa salah satu anggota keluarga korban yang mengalami cedera. Adapun anggota keluarga lainnya dapat mengikuti jalannya sidang melalui fasilitas daring atau Zoom.
Menurut Kapolda, sidang kode etik dilaksanakan sesuai ketentuan Propam. Sebagian tahapan dapat dibuka untuk umum, sedangkan proses yang bersifat pendalaman fakta akan digelar tertutup. Meski demikian, hasil akhir sidang tetap diumumkan secara terbuka kepada publik.
Dalam rangka percepatan proses hukum kasus Bripda MS, Polda Maluku telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Kapolda mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi serta jajaran Jaksa Penuntut Umum guna mengawal percepatan pemberkasan perkara agar penanganannya tidak berlarut.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan kepolisian, peristiwa bermula saat patroli Brimob melaksanakan kegiatan cipta kondisi menggunakan kendaraan taktis di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara pada Kamis (19/2) dini hari. Patroli awal berada di Kompleks Mangga Dua, Langgur hingga sekitar pukul 02.00 WIT, lalu bergeser ke Desa Fiditan, Kota Tual setelah menerima laporan warga terkait dugaan pemukulan di sekitar area Tete Pancing.
Di lokasi tersebut, tersangka bersama sejumlah anggota turun dari kendaraan untuk melakukan pengamanan. Sekitar 10 menit kemudian, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngadi menuju Tete Pancing. Tersangka disebut mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat, namun helm tersebut mengenai pelipis kanan korban AT (14) hingga korban terjatuh dari sepeda motor dalam posisi telungkup.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Namun pada pukul 13.00 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia. Pasca kejadian, keluarga korban mendatangi Mako Brimob Tual untuk menuntut keadilan, dan pihak kepolisian merespons dengan langsung mengamankan serta menahan Bripda MS pada hari yang sama, sementara proses sidang etik di Polda Maluku dan percepatan pemberkasan perkara terus berjalan seiring koordinasi dengan kejaksaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
Pertamina Buka 10 Titik Tukar Minyak Jelantah jadi Rupiah di DIY
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Razia Miras di Kasihan Bantul, 124 Botol Disita Polisi
- Pedro Acosta: Ducati Makin Sulit Dikejar
- Alumni LPDP DS Disentil usai Pamer Paspor Anak
- Pengumuman SNBP 2026: Cek Link Resmi dan Jadwalnya
- Eskalasi Pakistan-Afghanistan, 17 Sipil Tewas
- Trump Kirim Kapal Rumah Sakit ke Greenland
- Marc Marquez Tunda Kontrak Baru dengan Ducati, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement







